Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026 dijadwalkan akan berakhir pada 30 Mei 2026 mendatang. Calon mahasiswa dari lulusan MA, SMA, SMK, dan sederajat masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri guna memperebutkan kursi di berbagai kampus Islam negeri di seluruh Indonesia.
Dilansir dari Medcom, pendaftaran ini dibuka bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan ketentuan pemilihan maksimal tiga program studi pada kampus UIN, IAIN, atau STAIN. Seleksi ini bertujuan menjaring generasi akademik yang memiliki integritas tinggi serta wawasan keislaman yang moderat.
"PTKIN hadir sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter. Melalui UM-PTKIN 2026, kami membuka kesempatan luas bagi generasi muda Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem akademik yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing," kata Abd. Aziz, Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN di Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026.
Pelaksanaan ujian tahun ini menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diklaim lebih ramah terhadap penyandang disabilitas dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan kertas. Ujian tersebut akan diselenggarakan secara luring pada 59 titik lokasi yang tersebar di 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di tanah air.
Materi ujian pada seleksi kali ini difokuskan pada Tes Bakat Skolastik serta Tes Literasi yang mencakup kemampuan numerasi, literasi bahasa, hingga pemahaman ajaran Islam dan baca-tulis Al-Qur'an. Panitia juga menyediakan inovasi berupa simulasi ujian SSE untuk membantu peserta memahami teknis pelaksanaan sebelum hari ujian dimulai.
Selain program studi keagamaan, para peserta dapat memilih jurusan di bidang sains, kesehatan, teknologi, sosial, dan ekonomi yang tersedia di berbagai kampus terkait. Panitia juga menyediakan layanan bantuan atau helpdesk melalui email resmi [email protected] dan nomor WhatsApp bagi pendaftar yang mengalami kendala teknis.
Seluruh panduan pendaftaran dan informasi mengenai tingkat keketatan masing-masing program studi telah disediakan melalui dokumen resmi s.id/daftarumptkin2026 untuk membantu strategi pemilihan jurusan peserta. Proses seleksi ini dirancang agar lulusannya relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.