ENI Temukan Cadangan Gas Raksasa di Blok Ganal Kalimantan Timur

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan penemuan cadangan gas 5 TCF dan kondensat 300 juta barel di Kalimantan Timur oleh perusahaan energi ENI.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan penemuan cadangan gas bumi berskala besar di Sumur Geliga, Wilayah Kerja Ganal, Kutai, Kalimantan Timur, pada Senin (20/4/2026). Temuan di blok migas tersebut dilakukan oleh perusahaan energi asal Italia, ENI, dengan estimasi cadangan mencapai 5 triliun kaki kubik (TCF).

Selain potensi gas yang masif, pemerintah mencatat adanya cadangan kondensat yang diperkirakan mencapai 300 juta barel setara minyak (BOE) di lokasi yang sama. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, penemuan ini diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas produksi migas nasional secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Target operasional dari temuan ini direncanakan mulai maksimal pada tahun 2028 dengan volume produksi gas mencapai 2.000 MM. Angka tersebut menunjukkan lonjakan drastis dibandingkan kapasitas produksi saat ini yang berada di rentang 600 hingga 700 MM.

"Nanti 2028 kita akan berkembang di sekitar kurang lebih 2.000 MM. Di 2030 itu akan kita kembangkan menjadi 3.000 MM. Jadi ini sesuatu yang luar biasa sekali," ujar Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM, dalam konferensi pers di Jakarta.

Sektor kondensat juga diprediksi akan mengalami kenaikan produksi menjadi 90.000 barel per hari pada 2028. Pemerintah kemudian menargetkan angka tersebut terus bertambah hingga mencapai 150.000 barel per hari pada periode 2029-2030.

Langkah pengembangan cadangan gas di Kalimantan Timur ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk menghentikan ketergantungan impor energi. Bahlil menegaskan bahwa pasokan gas dari Blok Ganal akan diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan domestik dan mendukung program hilirisasi industri di dalam negeri.

Recommended