Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menjadwalkan perilisan hasil kelulusan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 pada Senin, 25 Mei 2026 tepat pukul 15.00 WIB. Para peserta dapat mengakses pengumuman tersebut secara daring melalui laman utama maupun puluhan tautan mirror perguruan tinggi negeri.
Dilansir dari Medcom, penetapan waktu pengumuman ini menjadi fase krusial bagi ratusan ribu calon mahasiswa yang telah mengikuti ujian serentak sejak 21 April 2026. Peserta diwajibkan menyiapkan nomor peserta ujian dan tanggal lahir untuk memverifikasi status kelulusan mereka pada sistem yang telah disediakan.
Proses seleksi ini telah melewati beberapa tahapan administrasi, dimulai dari registrasi akun siswa pada 12 Januari hingga 7 April 2026, yang dilanjutkan dengan masa pendaftaran peserta pada 25 Maret hingga 7 April 2026. Pelaksanaan ujian tulis sendiri telah berlangsung dalam rentang waktu 21 April hingga 30 April 2026 di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.
Setelah pengumuman hasil pada 25 Mei mendatang, peserta diberikan waktu untuk mengunduh sertifikat UTBK mulai 2 Juni sampai 31 Juli 2026. Sertifikat tersebut merupakan dokumen penting sebagai bukti nilai bagi peserta yang lolos maupun yang akan menggunakan nilai tersebut untuk jalur mandiri di PTN tertentu.
Sebagai bagian dari prosedur pelaksanaan, para peserta sebelumnya diwajibkan membawa dokumen kelengkapan seperti Kartu Peserta UTBK-SNBT, identitas diri asli, serta ijazah atau surat keterangan lulus yang sah. Bagi lulusan tahun 2024 dan 2025, syarat dokumen berupa fotokopi ijazah yang dilegalisasi, sementara siswa kelas XII atau lulusan 2026 membawa surat keterangan dari kepala sekolah.
| Kegiatan | Jadwal Pelaksanaan |
|---|---|
| Registrasi Akun Siswa | 12 Januari – 7 April 2026 |
| Pendaftaran UTBK-SNBT | 25 Maret – 7 April 2026 |
| Pelaksanaan UTBK | 21 April – 30 April 2026 |
| Pengumuman Hasil SNBT | 25 Mei 2026 |
| Masa Unduh Sertifikat | 2 Juni – 31 Juli 2026 |
Akses pengumuman dilakukan sepenuhnya secara transparan melalui sistem yang telah terintegrasi dengan berbagai universitas negeri di Indonesia. Panitia menekankan pentingnya akurasi data saat melakukan pengecekan status kelulusan di situs resmi guna menghindari kesalahan informasi.