Kenali Penyebab dan Cara Aktifkan Kembali Rekening Bank yang Dormant

Rekening tabungan dapat berstatus dormant atau tidak aktif jika tidak ada transaksi selama periode tertentu, umumnya 6 bulan berturut-turut.

Banyak nasabah bank mungkin tidak menyadari bahwa rekening tabungan yang jarang digunakan dapat berubah status menjadi dormant atau tidak aktif. Kondisi ini terjadi ketika tidak ada aktivitas transaksi pada rekening tersebut dalam jangka waktu tertentu, seperti yang umumnya ditetapkan sekitar 6 bulan berturut-turut, seperti dilansir dari Medcom.

Meskipun terkesan mengkhawatirkan, rekening yang berstatus dormant sebenarnya masih bisa diaktifkan kembali. Proses reaktivasi ini umumnya cukup sederhana, sehingga nasabah tidak perlu panik saat mengetahui rekeningnya tidak aktif.

Rekening dormant merupakan istilah bank untuk status rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi selama periode tertentu, rata-rata enam bulan. Penting untuk diketahui, tidak semua perubahan saldo dihitung sebagai aktivitas transaksi.

Potongan biaya administrasi, pajak, atau penambahan bunga maupun bagi hasil, tidak dianggap sebagai transaksi aktif. Ini berarti, meskipun saldo dalam rekening bisa saja berubah, sistem bank tetap dapat menganggap rekening tersebut tidak aktif.

Status dormant juga merupakan bagian dari sistem keamanan perbankan. Ini bertujuan untuk mencegah potensi penyalahgunaan rekening yang telah lama tidak digunakan oleh pemiliknya.

Penyebab Rekening Menjadi Dormant

Beberapa faktor umum bisa menyebabkan rekening menjadi tidak aktif tanpa disadari oleh pemiliknya. Salah satu penyebab utama adalah kepemilikan rekening di berbagai bank.

Banyak individu membuka beberapa rekening namun hanya menggunakan satu rekening utama, sementara rekening lainnya dibiarkan tanpa transaksi. Selain itu, pergantian rekening payroll saat berpindah pekerjaan juga sering menjadi pemicu, di mana rekening lama yang tidak lagi digunakan akan perlahan-lahan menjadi dormant.

Ada pula kasus di mana rekening sengaja digunakan untuk menyimpan dana darurat, tetapi karena tidak pernah diakses atau digunakan sama sekali, sistem bank tetap mencatatnya sebagai tidak aktif.

Langkah-langkah Mengaktifkan Kembali Rekening Dormant

Jika rekening Anda telah berstatus dormant, tidak perlu khawatir karena masih bisa diaktifkan kembali selama belum ditutup permanen. Proses reaktivasi ini dapat dilakukan melalui beberapa cara.

Cara yang paling umum adalah dengan mengunjungi kantor cabang bank terdekat. Proses ini biasanya memerlukan kehadiran nasabah secara langsung dan tidak dapat diwakilkan. Untuk mengaktifkan kembali rekening, nasabah perlu melakukan setoran tunai dengan nominal tertentu, umumnya mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000, tergantung kebijakan bank.

Beberapa bank kini juga menyediakan opsi reaktivasi tanpa harus datang ke cabang. Nasabah bisa menghubungi call center resmi bank atau melakukan verifikasi melalui aplikasi mobile banking. Ini sering kali melibatkan fitur biometrik untuk keamanan. Setelah verifikasi, biasanya diperlukan transaksi masuk untuk menyelesaikan proses aktivasi rekening.

Mengaktifkan kembali rekening dormant merupakan langkah penting untuk memastikan dana tetap aman dan mudah diakses. Rekening yang aktif juga mempermudah pengelolaan keuangan, terutama jika terhubung dengan layanan lain seperti investasi, pembayaran tagihan, atau penerimaan gaji.

Recommended