Negara ASEAN Sepakati Perjanjian Pasokan Minyak Perkuat Ketahanan Energi

KTT ASEAN ke-48 di Filipina menyepakati ASEAN Petroleum Security Agreement (ASPA) untuk menjaga stabilitas energi regional dari gangguan global.

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara resmi menyepakati ASEAN Petroleum Security Agreement (ASPA) untuk memperkuat ketahanan energi regional pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, Minggu (10/5/2026). Kesepakatan ini dicapai sebagai langkah mitigasi bersama terhadap ketidakpastian pasokan energi global.

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa seluruh anggota telah menyetujui kerangka kerja sama terkait jaminan pasokan minyak mentah tersebut. Dilansir dari Detik Finance, kesepakatan ini merupakan salah satu hasil utama atau deliverables yang dihasilkan dalam pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas situasi geopolitik di Timur Tengah yang memberikan dampak signifikan bagi ekonomi di kawasan. Sugiono menegaskan bahwa gangguan pasokan tersebut telah menyentuh aspek vital kehidupan, terutama pada sektor ketersediaan pangan dan energi di Asia Tenggara.

"Ada beberapa deliverables terkait dengan hal itu, di antaranya ASEAN Petroleum Security Agreement yang disepakati," ujar Sugiono, Menteri Luar Negeri dalam siaran pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden yang dikutip pada Minggu (10/5/2026).

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan peringatan terkait potensi gangguan distribusi energi jangka panjang di jalur global utama. Menurutnya, tekanan terhadap stabilitas energi nasional dan regional kemungkinan besar tidak akan mereda dalam waktu dekat sehingga memerlukan antisipasi yang matang.

Ketahanan energi di kawasan ASEAN kini dipandang tidak bisa lagi dibangun secara reaktif terhadap krisis. Prabowo menekankan pentingnya pendekatan proaktif dan berorientasi masa depan guna melindungi negara-negara anggota dari dampak lonjakan harga komoditas global.

Dikutip dari laporan Xinhua, perjanjian ASPA bertujuan untuk mengoptimalkan pembagian sumber daya energi antarnegara secara lebih efisien. Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi stabilitas ekonomi kawasan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Selain sektor perminyakan, KTT ASEAN tersebut juga membahas percepatan pengoperasian Jaringan Listrik ASEAN. Inisiatif jangka panjang ini menargetkan peningkatan konektivitas listrik lintas batas yang melibatkan 11 negara di Asia Tenggara guna memperkuat infrastruktur energi bersama.

Recommended