Pertemuan krusial akan tersaji di babak perempat final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Liverpool FC. Namun, sejumlah pihak mulai menyangsikan kemampuan Liverpool untuk memberikan perlawanan berarti dalam duel yang diprediksi akan berlangsung sengit ini.
Keraguan terhadap skuad The Reds muncul menyusul serangkaian penampilan yang kurang meyakinkan dalam beberapa laga terakhir mereka. Kekalahan telak 0-4 dari Manchester City dalam ajang FA Cup menjadi sorotan utama, menambah daftar panjang masalah yang dihadapi tim asuhan Arne Slot.
Pada pertandingan tersebut, kegagalan Mohamed Salah mengeksekusi penalti juga turut memperparah tekanan menjelang pertandingan penting kontra PSG. Situasi ini kontras dengan kepercayaan diri tinggi yang tengah menyelimuti tim lawan.
Sebaliknya, PSG yang dibesut Luis Enrique, menampilkan performa impresif baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Mereka kini diunggulkan untuk melaju lebih jauh di ajang paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.
Legenda sepak bola Prancis, Christophe Dugarry, melontarkan kritik keras terkait peluang Liverpool saat berhadapan dengan PSG. Menurut Dugarry, performa The Reds saat ini sangat jauh dari ekspektasi.
"Pernah melihat Liverpool bermain? Itu benar-benar bencana total! Mereka tidak punya apa-apa. Secara teknik mereka punya pemain bagus, tidak buruk, tetapi mereka bermain sangat lambat," tegas Dugarry, seperti dilansir dari Bola.
Ia menambahkan bahwa perbandingan antara kedua tim terasa timpang melihat intensitas permainan yang ditunjukkan PSG. "Jika melihat intensitas yang ditunjukkan PSG sekarang, kekuatan mental mereka, dan semua yang telah mereka bangun kembali, kedua tim ini tidak bisa dibandingkan. Ini akan menjadi pembantaian total!" lanjutnya.
Dugarry juga menyoroti momentum negatif Liverpool setelah dihajar empat gol tanpa balas oleh Manchester City. "Mereka baru saja kebobolan empat gol dari Manchester City. Di paruh kedua musim, momentum adalah segalanya," imbuhnya.
Rekam Jejak dan Perjalanan Kedua Tim
Musim lalu, kedua tim sempat bersua di Liga Champions, di mana Liverpool harus tersingkir secara dramatis setelah kalah dalam adu penalti dari PSG di babak 16 besar. Kala itu, The Reds sempat unggul 1-0 di leg pertama saat bertandang, namun PSG membalas dengan kemenangan identik di Anfield.
Pada musim ini, Liverpool menunjukkan penampilan cukup solid di fase liga, mengakhiri di posisi ketiga dengan enam kemenangan dari delapan pertandingan. Hasil tersebut mengantarkan mereka langsung ke babak 16 besar tanpa perlu melalui play-off.
Namun, di fase gugur, tim besutan Arne Slot sempat tergelincir kala takluk 0-1 dari Galatasaray di leg pertama. Beruntung, mereka mampu bangkit di leg kedua dengan kemenangan meyakinkan 4-0 berkat gol-gol dari Dominik Szoboszlai, Hugo Ekitike, Ryan Gravenberch, dan Mohamed Salah.
PSG dalam Performa Puncak
Di sisi lain, PSG tampil jauh lebih konsisten. Mereka berhasil lolos ke fase gugur melalui jalur play-off dan kini memimpin klasemen Ligue 1 dengan keunggulan empat poin serta satu laga tersisa.
Performa impresif PSG juga terlihat di babak 16 besar Liga Champions, saat mereka mendominasi dengan menyingkirkan Chelsea FC melalui agregat telak 8-2. Kemenangan 5-2 di kandang, yang kemudian diikuti hasil meyakinkan 3-0 di Stamford Bridge, menunjukkan ketajaman lini serang dan solidnya permainan tim mereka.
Dengan kondisi terkini, PSG jelas berada di atas angin. Liverpool dituntut untuk segera menemukan kembali performa terbaiknya jika tidak ingin prediksi "pembantaian" yang diutarakan Dugarry benar-benar terwujud di panggung Liga Champions.