Pertamina Berdayakan UMKM Terdampak PHK Lewat UMiMAX

Pertamina melalui program UMiMAX memberdayakan UMKM dengan memberikan bantuan peralatan dan pembinaan untuk korban PHK.

Menjelang senja di Masjid Cut Meutia Jakarta, jajaran gelas berisi kopi dan matcha tertata rapi. Azan berkumandang menyambut waktu berbuka puasa, diiringi aroma minuman segar yang memenuhi udara sekitar masjid.

Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan pelaku usaha ultra mikro yang bangkit dari keterpurukan melalui program UMiMAX dari PT Pertamina (Persero).

Ahmad Gojali (38), salah satunya, masih ingat betul saat dirinya terkena PHK. Setelah kehilangan pekerjaan tetap, ia bertahan hidup menjadi tukang parkir dengan pendapatan Rp 1,5 juta per bulan.

Penghasilan tersebut hanya mencukupi kebutuhan makan sehari-hari dan tidak cukup untuk masa depan kedua anaknya.

"Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus gimana" kata Ahamd Gojali, dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Kesempatan datang ketika Ahmad mengenal program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Program ini memberikan bantuan peralatan usaha dan pembinaan berkala bagi korban PHK dan masyarakat ekonomi lemah untuk memulai usaha.

Berkat bantuan dan pendampingan, Ahmad memulai usaha kopi keliling. Perlahan, usahanya mulai dikenal pelanggan di sekitarnya.

Kini, penghasilannya meningkat menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. Dengan pendapatan ini, Ahmad dapat membayar kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga.

"Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup," tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa program UMiMAX yang diluncurkan pada akhir 2025 telah mendukung 168 penerima manfaat.

"Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah," ujar Baron.

Total dana hibah yang disalurkan mencapai lebih dari Rp1,17 miliar. Pelaku usaha UMiMAX mencatatkan total perputaran omzet lebih dari Rp1,15 miliar dengan laba melampaui Rp416 juta.

Rata-rata margin laba mingguan mitra UMiMAX tercatat 36,68 persen.

Di bulan Ramadan, melalui dukungan Pertamina, mitra UMiMAX memproduksi dan membagikan lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil di Masjid Cut Meutia.

Usaha yang lahir dari kesulitan ekonomi kini menjadi sarana berbagi. Mitra UMiMAX menjalankan usaha dengan dukungan program dan penguatan ekonomi, sekaligus membantu ribuan orang berbuka puasa.

"Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi," ujar salah satu mitra UMiMAX.

Komunitas 'UMiMAX Heroes' membuktikan bahwa dengan akses dan pendampingan yang tepat, kesempatan kedua dapat terwujud. Program ini menjadi bukti bahwa banyak pelaku usaha kecil memilih untuk tidak menyerah dan berusaha bangkit dari keterbatasan.

Pertamina menegaskan bahwa UMiMAX adalah ekosistem pemberdayaan ultra mikro yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberi bantuan modal, tetapi juga bertujuan mengembalikan kemandirian ekonomi dan membangun kembali kepercayaan diri masyarakat rentan.

Di balik setiap gerobak usaha yang kembali beroperasi, terdapat keluarga yang kembali memiliki harapan. Di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, tersimpan kisah tentang perjuangan, solidaritas, serta keberkahan yang tumbuh bersama.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, PT Pertamina (Persero) berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta terus mendorong berbagai program yang berdampak langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Upaya ini sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola perusahaan, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, serta pengelolaan lingkungan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan, berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Recommended