PT Pertamina EP (PEP) Adera Field berhasil menemukan sumur minyak baru dengan kode ABB-145. Sumur yang terletak di Struktur Abab, Sumatera Selatan ini memiliki potensi produksi awal yang menjanjikan.
Menurut General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, potensi produksi awal sumur ini mencapai 505 barel minyak per hari (BOPD). Potensi ini terungkap melalui uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan pada 1 Maret 2026, antara pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Pengujian tersebut menggunakan jepitan 13 mm dan mencatat aliran gas sebesar 5,096 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Setelah aliran stabil, tim melanjutkan dengan multi rate test (MRT). Hasil MRT menunjukkan bahwa laju produksi stabil sumur diperkirakan mencapai 129 BOPD dan gas sebesar 1,8 MMSCFD setelah beroperasi secara optimal.
Djudjuwanto menyampaikan bahwa penemuan sumur ini adalah hasil dari inovasi berkelanjutan dalam kegiatan eksploitasi pengembangan. "Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan agar kontribusi yang diberikan optimal mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).
Sumur ABB-145 merupakan sumur pengembangan (infill well) yang termasuk dalam program RK Pengeboran 2026. Proses tajak sumur dimulai pada 31 Januari 2026, dan kegiatan pengeboran serta komplesi diselesaikan pada 28 Februari 2026.
Penemuan sumur ini didukung oleh keberhasilan pengeboran sumur ABB-140 pada 2023 dan ABB-143 pada 2025, yang mengindikasikan adanya potensi stratigraphic play di bagian timur laut Struktur Abab.
Pemanfaatan data seismik 3D terbaru di Lapangan Abab, yang diakuisisi pada tahun 2023, menjadi salah satu terobosan dalam penentuan lokasi sumur ABB-145. Data ini memberikan gambaran bawah permukaan yang lebih detail dibandingkan interpretasi sebelumnya yang mengandalkan data seismik 2D.
Data seismik dianalisis dan diintegrasikan dengan data sumur yang sudah ada, termasuk performa reservoir dari sumur-sumur referensi sebelumnya. Integrasi ini menjadi dasar penempatan sumur (well placement) ABB-145 untuk melanjutkan reservoir yang telah terbukti pada sumur-sumur sebelumnya.
Senior Manager Subsurface Development & Planning PEP Zona 4, Reza Nur Ardianto, mengatakan bahwa penemuan ini membuktikan peluang menemukan potensi migas baru masih terbuka melalui pendekatan subsurface terintegrasi serta pemanfaatan data dan teknologi yang semakin baik.
Reza menambahkan, "Kami akan terus melakukan kajian agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal serta melakukan identifikasi potensi peluang lainnya di sekitar struktur Abab sebagai upaya dalam memberikan kontribusi bagi penguatan ketahanan energi nasional."