FSG Dinilai Rugikan Liverpool, Arne Slot Terancam?

Ketidakjelasan kontrak pemain kunci dinilai menjadi faktor penurunan performa Liverpool musim ini dan memengaruhi posisi Arne Slot.

Performa Liverpool yang jauh dari harapan musim ini menyeret sejumlah nama, termasuk pelatih Arne Slot. Padahal, investasi besar telah digelontorkan pada bursa transfer musim panas lalu demi mempertahankan gelar Premier League.

Setelah sukses mengamankan gelar liga ke-20 pada musim debut Arne Slot, menggantikan Jurgen Klopp, performa The Reds justru merosot. Saat ini, mereka tertahan di posisi kelima klasemen, hanya unggul satu poin dari Chelsea dalam perebutan tiket Liga Champions. Tekanan besar yang mengarah ke Slot dinilai tidak sepenuhnya adil.

Salah satu faktor utama penurunan performa adalah masalah cedera pemain. Namun, kepemilikan klub, Fenway Sports Group (FSG), juga dianggap berperan besar lewat keputusan yang memengaruhi performa pemain kunci.

Musim lalu, sorotan tertuju pada situasi kontrak tiga pemain utama: Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, dan Mohamed Salah. Alexander-Arnold akhirnya hengkang ke Real Madrid, sementara Van Dijk dan Salah memperpanjang kontrak.

FSG dinilai tidak belajar dari pengalaman tersebut. Ketidakpastian kembali terjadi, kali ini terkait masa depan Ibrahima Konate. Isu kontraknya berlarut-larut dan mulai memengaruhi performa sang bek asal Prancis.

Performa Konate mengalami pasang surut. Slot harus menghadapi situasi sulit di lini belakang karena opsi yang tersedia terbatas. Joe Gomez rentan cedera, sementara Giovanni Leoni cedera lutut.

Liverpool sebenarnya ingin mempertahankan Konate. Namun, klub dinilai perlu mengambil sikap tegas demi menjaga kendali atas masa depan tim. Jika Konate tidak memberikan komitmen setelah musim panas, klub seharusnya segera menyiapkan skenario tanpa dirinya. Langkah ini akan memberi kejelasan bagi Slot terkait komposisi skuadnya.

Ketidakjelasan ini bahkan memengaruhi posisi Slot sendiri, yang dikaitkan dengan spekulasi pengganti seperti Xabi Alonso. Membiarkan situasi ini berlarut dinilai sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap Slot dan berkontribusi terhadap inkonsistensi Liverpool musim ini.

Recommended