Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026

Pertamina memastikan pasokan energi, termasuk BBM dan LPG, aman selama libur Idulfitri 2026. Langkah ini dipantau langsung oleh Wamen ESDM.

PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pasokan energi selama periode libur Idulfitri 2026. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Yuliot Tanjung, meninjau langsung kesiapan ini melalui kunjungan kerja ke Fuel Terminal (FT) Bandung Grup Padalarang.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian monitoring Posko Nasional Ramadan dan Idulfitri sektor ESDM 2026. Tujuannya adalah menjamin ketersediaan energi serta kesiapan sarana dan prasarana bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan berwisata selama Lebaran.

Wamen ESDM mengapresiasi upaya Pertamina dalam menjaga ketahanan stok energi. FT Padalarang dinilai memegang peranan penting sebagai penopang utama distribusi BBM dan LPG untuk wilayah Bandung Raya dan sekitarnya, yang diperkirakan akan mengalami peningkatan konsumsi selama periode mudik.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan pemerintah terus dilakukan untuk menjamin ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat, termasuk selama bulan Ramadan dan Idulfitri.

Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri sejak 9 Maret 2026 untuk memastikan kelancaran penyaluran distribusi dan ketersediaan pasokan energi. Tim ini secara berkala memantau distribusi energi dan berkoordinasi dengan posko nasional Kementerian ESDM.

Menurut Taufik, Pertamina telah menyiapkan infrastruktur penyaluran energi yang memadai secara nasional untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri. Infrastruktur tersebut mencakup 2.420 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi 24 jam, serta 6.300 agen LPG siaga yang tersebar di berbagai daerah. Selain itu, disiagakan pula 200 unit mobil tangki sebagai kantong cadangan suplai BBM, serta layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga di 64 titik.

Untuk wilayah Jawa Bagian Barat (Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten), Pertamina menyiapkan layanan tambahan yang tersebar di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, termasuk 427 SPBU beroperasi 24 jam, 2.180 agen LPG siaga, serta 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Sebagai antisipasi kemacetan lalu lintas, Pertamina menyiagakan 52 unit layanan Pertamina Delivery Service (PDS) menggunakan sepeda motor, 563 agen Bright Gas, serta 62 mobil tangki di wilayah Jawa Barat untuk mendukung distribusi energi jika terjadi lonjakan permintaan. Pertamina juga menyiapkan 11 Serambi MyPertamina di sejumlah titik strategis untuk melayani pemudik.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa kunjungan Wamen ESDM menjadi momentum untuk memastikan seluruh sistem distribusi Pertamina siap 100%. Pertamina telah meningkatkan pasokan stok energi (build-up stock) untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama periode Ramadan dan Idulfitri, terutama saat arus mudik dan balik.

Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa Pertamina memanfaatkan teknologi digital untuk memantau distribusi secara real-time. Monitoring ketat dilakukan untuk memastikan tidak ada kekosongan stok di jalur-jalur padat.

Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diharapkan menggunakan energi secara bijak selama perjalanan mudik dan libur lebaran.

"Kami terus berupaya agar energi selalu hadir mendampingi masyarakat menyambut kemenangan di hari raya Idulfitri. Selamat menjalankan mudik dan libur Idulfitri 2026 dengan aman dan nyaman," tutup Baron.

Recommended