PT Pertamina Patra Niaga (PPN) berhasil mencatatkan pengurangan emisi karbon dioksida sebesar lebih dari 13 ribu ton CO2e hingga Maret 2026. Capaian ini diraih melalui program green shipping yang mengedepankan operasional distribusi energi secara ramah lingkungan dan efisien, sebagaimana dilansir dari Medcom pada Kamis (30/4/2026).
Reduksi emisi tersebut bersumber dari dua pilar utama efisiensi armada perusahaan. Inisiatif speed optimization memberikan kontribusi terbesar dengan memangkas emisi sebanyak 8.161 ton CO2e, sementara penggunaan desain kapal ramah lingkungan atau eco ship design menyumbang penurunan tambahan sebesar 4.862 ton CO2e.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa penguatan sistem logistik hijau merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan keberlanjutan. Langkah ini bertujuan menekan dampak lingkungan tanpa mengabaikan faktor keandalan distribusi energi ke seluruh wilayah nasional.
"Melalui optimalisasi operasional dan pemanfaatan teknologi yang lebih efisien, kami tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memastikan keandalan distribusi energi nasional tetap terjaga," ujar Arif Yunianto, Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan tertulisnya.
Implementasi program ini dilakukan secara menyeluruh dengan mengoptimalkan kecepatan pelayaran dan pemilihan rute yang paling efisien. Pertamina Patra Niaga juga memanfaatkan teknologi pemantauan terintegrasi guna mengevaluasi performa operasional kapal secara berkelanjutan dan memastikan penghematan konsumsi bahan bakar.
Aspek teknis lainnya mencakup pemeliharaan badan kapal secara rutin melalui hull performance maintenance untuk mengurangi hambatan gesek saat berlayar. Selain itu, perusahaan menerapkan sistem pengelolaan limbah dan air kapal secara bertanggung jawab guna menjaga keseimbangan ekosistem maritim di jalur distribusi.
Upaya sistematis dalam green shipping ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target transisi energi nasional. Pengelolaan energi yang lebih bersih di sektor maritim diharapkan dapat mempercepat terciptanya industri logistik yang berkelanjutan di masa depan.