Pasca serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, situasi di Timur Tengah menjadi perhatian. PT Pertamina International Shipping (PIS) meningkatkan pemantauan intensif untuk menjamin keselamatan pekerja dan kru kapal yang berada di wilayah tersebut.
Vega Pita, Pjs Corporate Secretary PIS, menjelaskan bahwa empat kapal berada di area Timur Tengah. Kapal tersebut adalah Gamsunoro di Khor al Zubair – Irak, Pertamina Pride yang melakukan loading di Ras Tanura, PIS Rinjani di Anchor di Khor Fakkan, dan PIS Paragon di Oman.
PIS aktif berkoordinasi dengan pengelola kapal (Ship Management) dan otoritas maritim setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. Komunikasi intensif juga dijalin dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Dubai untuk mematuhi himbauan serta arahan yang diberikan.
Pertamina Pride (dikelola NYK) dan Gamsunoro (dikelola Synergy Ship Management) masih berada di area teluk. Vega menyampaikan, "Kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal," kata Vega, Minggu (1/3/2026).
Fokus utama perusahaan, kata Vega, adalah keselamatan pekerja, kru kapal, serta keamanan operasional armada di jalur strategis.
PIS memiliki kantor cabang di Dubai, PIS Middle East (PIS ME), dengan 30 pekerja beserta keluarga mereka.
Vega menambahkan, para pekerja dan keluarga PIS Middle East dalam kondisi aman. Perusahaan terus memantau situasi di Dubai dan mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, serta menghubungi hotline KBRI/KJRI jika terjadi kedaruratan.