PT Pertamina (Persero) akan menyelenggarakan program Pertamina Talks 2026 episode perdana pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 19.00 WIB guna membahas strategi ketahanan energi nasional. Dialog yang mengusung tema ketahanan dan kebijakan penggunaan energi ini akan disiarkan secara langsung melalui berbagai platform digital.
Dilansir dari Detik Finance, inisiatif ini bertujuan membangun pemahaman publik mengenai sistem energi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Perusahaan menekankan bahwa ketersediaan energi jangka panjang memerlukan sinergi kuat antara penyedia energi dan masyarakat selaku konsumen.
Direktur Manajemen Risiko Pertamina, Ahmad Siddik Badruddin, dijadwalkan hadir untuk memaparkan perspektif makro mengenai pembangunan ketahanan energi secara sistematis. Manajemen risiko menjadi poin krusial yang akan dibahas sebagai kunci menjaga keberlanjutan pasokan energi di Indonesia.
"Pentingnya manajemen risiko sebagai kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia," kata Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Manajemen Risiko Pertamina. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi generasi muda dalam membiasakan perilaku bijak berenergi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain jajaran direksi, diskusi ini juga melibatkan praktisi lapangan yakni Perwira Subholding Downstream Pertamina, Gigih Aji Wicaksono. Gigih akan membagikan pengalaman nyata mengenai tantangan menjaga ketersediaan energi yang menjadi penopang utama aktivitas masyarakat.
Perspektif dari sisi konsumen akan diwakili oleh pegiat otomotif Rifat Sungkar. Rifat akan menyoroti bagaimana efisiensi energi dapat dimulai dari tindakan individu, seperti penerapan teknik berkendara yang hemat bahan bakar serta pengelolaan risiko secara mandiri.
Masyarakat dapat mengakses siaran langsung diskusi ini melalui layanan streaming di situs detik.com. Selain itu, kanal media sosial resmi seperti Instagram, TikTok detikcom, dan YouTube Pertamina juga akan menayangkan seluruh rangkaian acara tersebut hingga pukul 20.30 WIB.