Peter Thiel Beri Ceramah Rahasia Soal Antikristus di Roma

Peter Thiel, pendiri Palantir Technologies, memberikan ceramah rahasia di Roma tentang Antikristus, menimbulkan kecurigaan.

Peter Thiel, pendiri Palantir Technologies, memicu kontroversi dengan ceramah rahasianya di Roma, Italia, yang membahas tentang Antikristus atau Dajjal.

Dikenal sebagai mantan CEO PayPal, pemodal ventura, dan pendukung Donald Trump, Thiel mengadakan acara tertutup yang temanya cukup mengejutkan. Seorang jurnalis Associated Press melihat undangan acara tersebut.

Dalam eskatologi Kristen, Antikristus adalah sosok yang menentang Yesus Kristus sebelum Kedatangan Kedua. Dalam Islam, sosok ini dikenal sebagai Dajjal.

Ceramah Thiel di dekat Vatikan, di tengah konflik Iran, menimbulkan pertanyaan. Francesco Sisci, seorang analis politik Italia, berpendapat bahwa Vatikan menjadi perhatian elit di lingkaran Trump.

Thiel sebelumnya pernah menulis dan berbicara tentang Antikristus, menyatakan bahwa itu bukan individu tetapi sistem pemerintahan global yang mengeksploitasi ketakutan manusia terhadap AI, perubahan iklim, dan perang nuklir.

Thiel juga mengkritik Paus Leo XIV karena mendukung lembaga internasional seperti PBB, lebih memilih visi teknologi dan nasionalisme yang terkait dengan koalisi Trump.

Sisci menambahkan, "Godfather jutawan teknologi datang ke Roma artinya Paus dan Katolik menjadi penting kembali. Dia (Paus Leo) tampaknya akan menjaga jarak (dari Thiel). Vatikan akan berhati-hati agar tidak dimanipulasi."

Paus Leo, paus pertama dari Amerika, memiliki pandangan yang berbeda dengan Donald Trump, termasuk kritiknya terhadap kebijakan imigrasi dan seruan untuk gencatan senjata di Timur Tengah, serta peringatan terhadap media yang memicu konflik Perang Iran.

Recommended