PLTU Cilacap Dorong Deteksi Dini Hipertensi Lewat Program Cekeli

Program Cekeli PLTU Cilacap menemukan banyak kasus hipertensi dan kolesterol tinggi. Layanan kesehatan gratis ini menjangkau ribuan warga sejak 2016.

Kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin terus didorong, terutama di wilayah pedesaan. Program Cek Kesehatan Keliling (Cekeli) yang dijalankan PLTU Cilacap menjadi salah satu upaya menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

PT Sumber Segara Primadaya (S2P) – PLTU Cilacap secara konsisten mengadakan Program Cekeli sejak tahun 2016. Program ini dilaksanakan setiap enam bulan sekali di enam titik pelayanan yang tersebar di tiga desa binaan perusahaan, yaitu Desa Menganti, Desa Karangkandri, dan Desa Slarang, Kabupaten Cilacap.

Manager LK3 & CSR PT S2P, Zam Zam Nurjaman, menjelaskan bahwa Cekeli bukan hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.

"Kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Edukasi adalah kunci agar manfaat program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Zam Zam Nurjaman dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.

Program Cekeli terbuka untuk semua kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Warga cukup datang ke lokasi pelayanan sesuai jadwal yang diumumkan melalui perangkat desa, membawa kartu identitas, dan mendaftar di tempat.

Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, serta pemeriksaan umum oleh dokter. Peserta juga akan mendapatkan obat atau vitamin sesuai hasil pemeriksaan jika diperlukan. Warga yang memerlukan penanganan lanjutan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat dengan memanfaatkan BPJS.

Hipertensi dan kolesterol tinggi menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan selama pelaksanaan program Cekeli. Banyak warga yang tidak menyadari memiliki tekanan darah tinggi sebelum mengikuti pemeriksaan ini. Deteksi dini ini memungkinkan penanganan awal dan rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.

Selain itu, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin. Kelompok lansia menjadi peserta yang paling konsisten hadir untuk memantau kondisi kesehatan mereka.

Setiap tahunnya, lebih dari 2.000 warga menerima manfaat dari program Cekeli. Pada tahun 2025, tercatat 2.354 masyarakat mengikuti layanan ini. Secara kumulatif sejak 2016, belasan ribu warga di desa binaan telah mendapatkan pemeriksaan dan edukasi kesehatan melalui Cekeli.

Ke depan, S2P akan terus mengembangkan program-program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa binaan, melalui kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat. Program Cekeli diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sadar lingkungan, dan produktif, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.

Recommended