Pengguna ponsel Android, khususnya yang menggunakan chipset MediaTek, perlu waspada. Peneliti keamanan siber menemukan adanya celah keamanan pada hardware yang berpotensi membuat ponsel menjadi sasaran empuk peretas, bahkan hanya dalam hitungan menit.
Divisi riset dari perusahaan hardware keamanan kripto Ledger, Donjon, melaporkan celah keamanan ini. Dampaknya, peretas dapat mengakses data sensitif di ponsel, termasuk pesan pribadi dan seed phrases dompet kripto.
Menurut Chris Guillemet, CTO Ledger, celah ini diperkirakan sudah lama ada, mungkin sekitar satu dekade, namun baru sekarang terungkap ke publik. Guillemet menyampaikan hal ini seperti dikutip dari ZDNet, Jumat (13/3/2026).
Celah keamanan ini terdeteksi pada perangkat Android yang menggunakan chipset MediaTek dan mengandalkan Trusted Execution Environment (TEE). Diperkirakan, satu dari empat perangkat Android menggunakan chip MediaTek.
TEE sendiri merupakan area terisolasi di dalam chipset utama yang menyimpan data penting seperti sidik jari dan kredensial pembayaran. Meski terisolasi secara software, TEE tetap menjadi bagian dari chipset utama.
Eksploitasi celah keamanan ini terbilang mudah. Cukup menghubungkan perangkat Android yang terpengaruh ke laptop melalui kabel USB. Setelah terhubung, PIN perangkat dapat di-brute force dalam waktu singkat, bahkan kurang dari satu menit. Setelahnya, peretas dapat dengan mudah mencuri data sensitif, termasuk seed phrases untuk membuka dompet kripto.
Menanggapi temuan ini, MediaTek segera merilis firmware perbaikan. Vendor ponsel yang menggunakan chip MediaTek dapat segera merilis perbaikan ini sebagai bagian dari update keamanan perangkat.
MediaTek juga telah menerbitkan laporan insiden keamanan yang mencantumkan daftar chipset yang terdampak. Informasi lebih detail dapat dilihat di laman ini dengan mencari nomor kasus 2026-20435.
Untuk menjaga keamanan perangkat, pengguna Android, baik yang menggunakan chipset MediaTek atau lainnya, disarankan untuk selalu memperbarui sistem operasi ke versi terbaru. Karena perbaikan telah dibagikan MediaTek ke vendor, update keamanan diharapkan segera dirilis oleh masing-masing merek ponsel dalam waktu dekat.