Porter Stasiun Senen Ramai Cari Nafkah Musim Mudik Lebaran 2026

Stasiun Pasar Senen dipadati penumpang jelang Lebaran 2026. Ratusan porter menawarkan jasa angkut barang.

Suasana ramai terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjelang libur Lebaran. Padatnya antrean penumpang kereta dan lalu lalang orang dengan barang bawaan membuat suasana stasiun menjadi sangat hiruk pikuk.

Di tengah keramaian itu, para porter berseragam kuning menawarkan jasa angkut barang kepada para penumpang. Beberapa porter tampak sibuk memanggul barang bawaan penumpang, sementara yang lain menawarkan jasa mereka.

Khamid, pengurus porter Stasiun Pasar Senen, menjelaskan bahwa terdapat dua tim porter yang bertugas, yaitu tim ganji dan tim genap. Pembagian tim ini disesuaikan dengan nomor porter pada seragam masing-masing.

Kedua tim secara bergantian mengisi shift pagi (07.00-19.00 WIB) dan shift malam (19.00-07.00 WIB) setiap minggunya.

Untuk menyewa jasa porter, penumpang dapat menggunakan aplikasi E-Porter. "Sebagian orang sih masih bingung kalau pakai aplikasi. Kalau yang sudah pengalaman, misalnya orang jauh-jauh mau ke sini, sudah mesen dulu gitu," terangnya kepada detikcom, Selasa (17/3/2026).

Irwansyah, porter tim ganjil, menambahkan bahwa total porter resmi yang terdaftar di Stasiun Pasar Senen adalah 172 orang. Setiap tim terdiri dari 86 porter. Karena status mereka sebagai 'mitra' layanan stasiun, porter tidak diwajibkan masuk kerja setiap hari.

"Porter tim ganap-ganjilnya jumlahnya 172 kurang lebih. Kalau ini kita tim ganjil kita kena shift pagi. Jadi nanti pas jam 7 malam, ganap. Kalau yang masuk berapa ya tergantung yang mau, karena kita nggak ada gajian, pokoknya nggak ada. Kita ambil gajian harian dari penumpang, kan jasa," paparnya.

Para porter bebas memilih area stasiun untuk 'mangkal' dan memiliki waktu istirahat yang fleksibel. Meskipun demikian, menurut Irwansyah, para porter tidak pernah berebut penumpang. Mereka saling menghormati dan mencari penumpang lain jika ada porter lain yang sudah menawarkan jasa.

Saat musim ramai seperti jelang Lebaran 2026, para porter justru sering kewalahan membantu penumpang. Mereka yang lelah biasanya akan beristirahat sejenak di luar bangunan stasiun. "Saya sebenarnya mau istirahat dulu nih, kepala saya pusing. Ruang di dalam sana tuh ramai. Nah, seperti ini saya mau rehat sebentar," tutur Irwansyah.

Recommended