Timnas Malaysia dipastikan gagal melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 setelah terkena sanksi pengurangan poin dari Komite Disiplin dan Etik AFC. Keputusan ini diumumkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Timnas Malaysia, Rob Friend.
Sanksi tersebut merupakan buntut dari ditemukannya pelanggaran terkait kelayakan pemain. Dalam putusannya, AFC menyatakan Malaysia kalah walk-over (WO) dengan skor 0-3 dari Timnas Nepal (25 Maret 2025) dan Timnas Vietnam (10 Juni 2025). Hasil pertandingan tersebut kemudian dianulir.
Selain itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga didenda sebesar 50 ribu dolar AS (Rp849 juta) yang harus dibayarkan dalam waktu 30 hari.
Kasus ini bermula dari dugaan pemalsuan dokumen terhadap tujuh pemain naturalisasi, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. FIFA kemudian menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun dan denda 2.000 franc Swiss (Rp42 juta) kepada masing-masing pemain.
Malaysia sempat mengajukan banding ke Komite Banding FIFA dan Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS), namun upaya tersebut tidak berhasil.
Dengan hasil ini, Harimau Malaya tertinggal enam poin dari Vietnam di puncak klasemen dengan satu pertandingan tersisa.
"Kami mencatat keputusan yang dikeluarkan oleh Komite Disiplin dan Etik AFC terkait pengurangan poin tersebut," ujar Rob Friend melalui akun Instagram @malaysia_nt, Kamis (19-3-2026).
"Kami menghormati proses regulasi dalam kompetisi. Pada saat yang sama, masalah ini saat ini sedang ditinjau melalui jalur hukum yang sesuai," jelasnya.
Rob Friend menambahkan bahwa prioritas utama saat ini adalah mendukung para pemain dan staf agar tetap profesional, solid, dan bangga membela Malaysia.
Di laga terakhir Grup F, Malaysia akan menghadapi Vietnam di Thien Truong Stadium, Ninh Bình, pada 31 Maret 2026.
"Fokus kami sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi pertandingan mendatang melawan Vietnam, di mana tim akan bertanding dengan keyakinan, ketangguhan, dan disiplin yang sama seperti yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025," imbuh Rob Friend.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas kepercayaan yang terus diberikan kepada tim," ungkapnya.