Prabowo Resmikan Proyek Kilang Cilacap dan Dumai Tekan Impor Bensin

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking kilang bensin di Cilacap dan Dumai untuk menekan impor BBM nasional hingga 10 persen.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan fasilitas kilang bensin di Cilacap dan Dumai pada Rabu (29/4/2026) melalui proses groundbreaking tahap II. Langkah strategis ini menargetkan penguatan swasembada energi nasional dengan menekan volume impor bensin sekitar 10 persen.

Pembangunan dua kilang tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas produksi mencapai 153 ribu kiloliter per tahun sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Proyek ini merupakan bagian dari 13 proyek hilirisasi strategis yang diresmikan oleh Presiden untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan energi luar negeri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pelaksanaan groundbreaking tahap kedua ini menjadi bukti bahwa Satgas Hilirisasi telah menindaklanjuti kajian menjadi proyek nyata. Investasi ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat luas.

"Hilirisasi harus menjadi alat untuk memperkuat kedaulatan energi, memperbesar penerimaan negara, membuka lapangan kerja, dan memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar dinikmati oleh rakyat Indonesia," ujar Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Selain sektor migas, agenda groundbreaking tersebut mencakup pembangunan tangki penyimpanan BBM di Palaran, Biak, dan Maumere. Pemerintah juga memulai proyek pengolahan batu bara menjadi DME di Tanjung Enim sebagai substitusi LPG yang saat ini 80 persen kebutuhannya masih dipenuhi melalui impor.

Sektor mineral turut menjadi fokus dengan pembangunan fasilitas manufaktur baja nirkarat di Morowali serta produksi slab baja karbon di Cilegon. Pengembangan aspal Buton, hilirisasi tembaga dan emas di Gresik, hingga pengolahan minyak sawit di Sei Mangkei juga masuk dalam daftar proyek strategis tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa percepatan transformasi ekonomi berbasis hilirisasi ini bertujuan untuk memperkuat industrialisasi nasional. Seluruh proyek tersebut diarahkan untuk mewujudkan kedaulatan energi sebagai fondasi kemandirian ekonomi Indonesia ke depan.

Recommended