Legenda Chelsea dan Everton, Pat Nevin, menyampaikan peringatan keras kepada manajer The Blues saat ini, Liam Rosenior. Menurutnya, tidak ada pelatih Chelsea yang benar-benar aman dari ancaman pemecatan.
Posisi Chelsea semakin tertekan usai kekalahan dari Arsenal pada akhir pekan lalu. Kini, dengan sepuluh pertandingan tersisa di Premier League, The Blues menempati peringkat keenam.
Chelsea terpaut tiga poin dari Liverpool dan enam poin dari Manchester United serta Aston Villa dalam perebutan tiket lima besar yang berpotensi mengamankan tempat di UEFA Champions League musim depan.
Nevin menyatakan bahwa Chelsea memiliki reputasi sebagai klub yang tak segan memecat pelatih. Sejarah klub membuktikan bahwa kursi manajer di Stamford Bridge selalu panas, menurutnya.
"Anda tak pernah bisa bertaruh melawan Chelsea untuk memecat seseorang. Lihat saja rekam jejak mereka," ujar Nevin. "Apakah dia aman? Tidak ada manajer Chelsea yang benar-benar aman."
Nevin tidak melihat situasi Rosenior saat ini berada di titik kritis, meskipun demikian. Ia menilai hubungan antara sang manajer dan jajaran petinggi klub tampak stabil. Nevin juga berpendapat bahwa, bahkan jika Chelsea finis di posisi keenam dengan performa yang cukup meyakinkan di akhir musim, itu tidak akan cukup untuk membuatnya kehilangan pekerjaan.
"Kalau mereka benar-benar kolaps di sisa musim, mungkin situasinya berbeda. Tapi jika hanya gagal ke Liga Champions, saya rasa dia akan baik-baik saja," tambahnya.
Rosenior sendiri masih berupaya membawa Chelsea mengamankan tiket Liga Champions dan melangkah sejauh mungkin di kompetisi yang sedang mereka jalani musim ini. Tekanan tetap besar. Kesabaran pemilik klub bisa saja diuji jika The Blues gagal meraih trofi Eropa maupun Piala FA.
Rosenior ditunjuk sebagai manajer Chelsea setelah klub memecat Enzo Maresca. Pelatih berusia 41 tahun itu langsung menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima setengah tahun, yang merupakan bentuk kepercayaan besar dari manajemen klub London Barat.
Di awal masa jabatannya, Rosenior menunjukkan sinyal positif dengan mencatatkan tujuh kemenangan dari sepuluh laga pertamanya bersama Chelsea. Namun, seperti yang kerap terjadi di klub-klub elite, awal yang baik tidak selalu menjamin kesabaran jangka panjang dari manajemen maupun suporter.