Prediksi Harga Emas Antam Senin 20 April 2026, Fluktuatif di Kisaran Rp2,8–3,1 Juta

Harga emas Antam diprediksi masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 20 April 2026. Setelah sempat turun tajam pada Jumat lalu, harga sudah menunj

Harga emas Antam diprediksi masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 20 April 2026. Setelah sempat turun tajam pada Jumat lalu, harga sudah menunjukkan tanda pemulihan di akhir pekan ini, dan para pengamat meyakini pergerakan ke depan masih akan dipengaruhi sentimen global yang belum stabil.

Menariknya, meski ada tekanan jual sesekali, emas Antam tetap bertahan di level yang cukup tinggi secara historis. Bahkan ada peluang tembus ke angka Rp3,1 juta per gram pekan depan, angka yang tidak jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai pada Januari lalu.

Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan beli atau jual emas, memahami prediksi dan harga terkini dari berbagai pecahan menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan. Berikut rangkuman lengkapnya.

Prediksi Harga Emas Antam Senin 20 April 2026

Dilansir dari investor.id 19/4/26, pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas Antam pekan depan akan bergerak dalam rentang Rp2.838.000 hingga Rp3.100.000 per gram.

Skenario Penurunan (Support)

Menurut Ibrahim, apabila harga terkoreksi, ada dua level support yang perlu diperhatikan:

  • Support pertama: Rp2.838.000 per gram
  • Support kedua: di bawah Rp2.800.000 per gram

"Seandainya menurun, support pertama logam mulia di Rp2.838.000 per gram. Kemudian kalau seandainya kembali menurun, support kedua logam mulia di bawah Rp2.800.000 per gram," ungkap Ibrahim dalam keterangannya pada Minggu (19/4/2026).

Skenario Kenaikan (Resisten)

Di sisi lain, jika sentimen pasar berbalik positif, Ibrahim memproyeksikan:

  • Resisten pertama: Rp2.898.000 per gram
  • Potensi tembus: Rp3.100.000 per gram

"Jika harga kembali naik, logam mulia minggu depan bisa tembus Rp3.100.000 per gram," kata Ibrahim.

Update Harga Emas Antam Terkini

Pergerakan Harga Tiga Hari Terakhir

Harga emas Antam mengalami volatilitas yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir:

  • Jumat, 17 April 2026: Anjlok Rp20.000 ke level Rp2.868.000 per gram
  • Sabtu, 18 April 2026: Rebound naik Rp16.000 ke level Rp2.884.000 per gram

Pemulihan di hari Sabtu ini menjadi sinyal positif bahwa tekanan jual mulai mereda. Untuk konteks, rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) emas Antam tercatat pada 29 Januari 2026 di level Rp3.168.000 per gram.

Harga Buyback Emas Antam

Harga beli kembali (buyback) emas Antam pada Sabtu (18/4/2026) juga naik sebesar Rp22.000, menjadi Rp2.681.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback saat ini berada di kisaran Rp203.000, yang merupakan hal normal dalam perdagangan logam mulia.

Daftar Harga Pecahan Emas Antam per 18 April 2026

Berikut adalah harga pecahan emas batangan Antam yang tercatat di laman resmi Logam Mulia pada Sabtu (18/4/2026). Harga belum termasuk pajak.

Pecahan Harga
0,5 gram Rp1.492.000
1 gram Rp2.884.000
2 gram Rp5.708.000
3 gram Rp8.537.000
5 gram Rp14.195.000
10 gram Rp28.335.000
25 gram Rp70.712.000
50 gram Rp141.345.000
100 gram Rp282.612.000
250 gram Rp706.265.000
500 gram Rp1.412.320.000
1.000 gram Rp2.824.600.000

Ketentuan Pajak Pembelian dan Penjualan Emas Antam

Pajak Pembelian (PPh 22)

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 dengan rincian:

  • Pemegang NPWP: 0,45%
  • Non-NPWP: 0,9%

Setiap transaksi pembelian emas batangan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi.

Pajak Penjualan Kembali (Buyback)

Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, berlaku ketentuan berikut:

  • Pemegang NPWP: PPh 22 sebesar 1,5%
  • Non-NPWP: PPh 22 sebesar 3%

Potongan PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai transaksi.

Pergerakan harga emas Antam pekan depan masih sangat bergantung pada perkembangan sentimen pasar global. Jika kondisi ekonomi makro membaik dan dolar melemah, emas berpotensi kembali mendekati level tertingginya. Sebaliknya, koreksi teknikal tetap mungkin terjadi, sehingga penting untuk memantau perkembangan harga secara berkala sebelum memutuskan transaksi.

Recommended