Harga emas Antam kembali jadi perbincangan hangat setelah pada Rabu (22/4/2026) mencatatkan penurunan signifikan sebesar Rp 50.000 dalam sehari. Di tengah dinamika pasar yang terus bergerak, banyak investor ritel hingga kolektor emas mulai mempertanyakan: ke mana arah harga emas batangan Antam besok, Kamis 23 April 2026?
Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam menunjukkan volatilitas yang cukup mencolok. Selasa naik Rp 40.000, Rabu turun Rp 50.000. Pola fluktuatif seperti ini memang lazim terjadi ketika sentimen pasar global sedang bergejolak, namun tetap membuat banyak pihak was-was.
Yang menarik, meski harga sedang terkoreksi, analis pasar justru melihat peluang kenaikan yang cukup besar dalam jangka pendek hingga menengah. Bahkan, ada proyeksi harga emas Antam bisa menembus angka Rp 3.100.000 per gram pada minggu depan. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang bisa diharapkan investor?
Prediksi Harga Emas Antam Kamis 23 April 2026
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memberikan analisis yang cukup rinci soal pergerakan harga emas Antam dalam waktu dekat. Menurutnya, harga emas masih berpotensi tertekan, namun bukan tanpa batas.
"Seandainya menurun, support pertama logam mulia di Rp 2.838.000 per gram. Kemudian kalau seandainya kembali menurun, support kedua logam mulia di bawah Rp 2.800.000 per gram," ungkap Ibrahim dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/4/2026).
Artinya, jika tekanan jual berlanjut, harga bisa mencari pijakan di dua level tersebut sebelum kembali bangkit. Skenario ini penting dipahami investor agar tidak panik saat harga turun mendekati angka-angka tersebut.
Potensi Rebound ke Level Tertinggi Baru
Di sisi lain, skenario kenaikan juga terbuka lebar. Ibrahim menyebutkan resistensi pertama ada di Rp 2.898.000 per gram. Jika level itu berhasil ditembus, momentum bisa terbuka lebih jauh.
"Jika harga kembali naik, logam mulia minggu depan bisa tembus Rp 3.100.000 per gram," kata Ibrahim.
Angka Rp 3,1 juta per gram itu tergolong agresif, mengingat rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) emas Antam saat ini masih tercatat di Rp 3.168.000 per gram, yang terjadi pada 29 Januari 2026. Artinya, jika prediksi Ibrahim terealisasi, harga emas akan mendekati kembali level ATH-nya dalam waktu singkat.
Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 22 April 2026
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia milik PT Antam Tbk, harga emas batangan 1 gram pada Rabu (22/4/2026) berada di level Rp 2.830.000, turun Rp 50.000 dari hari sebelumnya.
Adapun harga beli kembali (buyback) juga ikut terkoreksi sebesar Rp 50.000, menjadi Rp 2.640.000 per gram.
Tabel Harga Pecahan Emas Antam Hari Ini (22 April 2026)
Berikut daftar lengkap harga emas Antam berdasarkan berat, belum termasuk potongan pajak:
| Berat (gram) | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.465.000 |
| 1 gram | 2.830.000 |
| 2 gram | 5.600.000 |
| 3 gram | 8.375.000 |
| 5 gram | 13.925.000 |
| 10 gram | 27.795.000 |
| 25 gram | 69.362.000 |
| 50 gram | 138.645.000 |
| 100 gram | 277.212.000 |
| 250 gram | 692.765.000 |
| 500 gram | 1.385.320.000 |
| 1.000 gram | 2.770.600.000 |
Sumber: Logam Mulia PT Antam Tbk, 22 April 2026
Kinerja Emas Antam Sepanjang 2026
Terlepas dari koreksi harian yang terjadi, performa emas Antam secara year-to-date (YTD) tetap mengesankan. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam tercatat hanya Rp 2.488.000 per gram. Artinya, hingga posisi harga Rabu ini, emas Antam sudah naik sekitar Rp 342.000 per gram atau sekitar 13,7% dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.
Sementara itu, level ATH masih bertahan di Rp 3.168.000 per gram yang dicapai pada 29 Januari 2026, saat sentimen global terhadap aset safe haven sedang berada di puncak.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Emas
Perlu dipahami bahwa harga emas Antam tidak bergerak dalam ruang hampa. Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakannya antara lain:
- Harga emas dunia (XAU/USD) di pasar spot internasional
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
- Sentimen risiko global, termasuk dinamika geopolitik dan kebijakan suku bunga The Fed
- Permintaan fisik domestik, khususnya menjelang momen tertentu seperti Lebaran atau akhir tahun
Ketika dolar melemah atau ketidakpastian global meningkat, harga emas cenderung naik. Kondisi sebaliknya berlaku saat pasar saham sedang bergairah dan dolar menguat.
Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam
Bagi investor yang berencana membeli atau menjual kembali emas Antam, penting untuk memahami skema pajaknya agar tidak salah perhitungan.
Pajak Pembelian Emas
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dengan ketentuan berikut:
- Pemegang NPWP: 0,45% dari nilai transaksi
- Non-NPWP: 0,9% dari nilai transaksi
Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.
Pajak Buyback Emas
Sementara untuk transaksi penjualan kembali (buyback) ke Antam dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, berlaku ketentuan:
- Pemegang NPWP: PPh 22 sebesar 1,5%
- Non-NPWP: PPh 22 sebesar 3%
Pajak ini langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima, sehingga nominal yang masuk ke tangan investor sudah bersih setelah potongan.