Prochiz Donasi Pendidikan untuk Santri Difabel

Prochiz salurkan bantuan pendidikan senilai Rp30 juta bagi santri dan anak yatim penyandang disabilitas di Jabodetabek.

Prochiz, melalui kolaborasi dengan Sekolah Relawan, menggelar kegiatan "Belanja Bareng dan Donasi Pendidikan Santri Istimewa" di Bintaro, Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan inklusivitas pendidikan dan memberikan dukungan kepada kelompok rentan.

Menurut data UNICEF, terdapat sekitar 2 juta anak penyandang disabilitas di Indonesia, yang sebagian besar menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan kesejahteraan. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) dan PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR) melalui brand Prochiz berupaya mengurangi kesenjangan sosial ini.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan bantuan materiil kepada 100 santri dan anak yatim istimewa menjelang Hari Raya Idulfitri. Peserta berasal dari pondok pesantren dan yayasan inklusi di Jabodetabek, seperti Pondok Pesantren Raudlatul Makfufin, Yayasan Sayap Ibu Tangerang Selatan, dan Yayasan Peduli Kesejahteraan Yatim Disabilitas Islam Indonesia (YPKYDII) Jakarta.

Selain memberikan santunan individu, Mulia Boga Raya (MBR) menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp30 juta kepada pondok pesantren dan yayasan inklusi. Bantuan ini bertujuan mendukung sarana dan prasarana pendidikan inklusif, seperti kursi roda, Al-Qur’an braille, dan media pembelajaran inklusif lainnya.

Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood Group, Dian Astriana, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari dedikasi perusahaan terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial. "Garudafood berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan," kata Dian Astriana.

Masing-masing anak menerima voucher belanja senilai Rp500.000 untuk membeli kebutuhan Lebaran, seperti pakaian baru atau perlengkapan sekolah. Langkah ini diambil agar santri dan anak yatim dapat merasakan sukacita menyambut hari kemenangan.

Executive Director Sekolah Relawan, Rani Alfiani, mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, program ini memberikan dampak psikologis positif bagi kepercayaan diri anak-anak. "Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Garudafood dan Prochiz yang tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan hak 'pengalaman' kepada santri dan anak yatim istimewa," ujar Rani Alfiani.

Recommended