Prudential dan UOB Luncurkan Asuransi Jiwa Berbasis Dolar Amerika

Prudential Indonesia dan UOB Indonesia memperkenalkan produk asuransi jiwa berbasis dolar AS untuk perlindungan aset dari depresiasi mata uang.

Prudential Indonesia dan UOB Indonesia memperkenalkan solusi perlindungan jiwa berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD) bagi nasabah kelompok atas pada Sabtu (25/4/2026). Langkah ini diambil guna memitigasi risiko depresiasi mata uang domestik serta menjawab kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang di tengah volatilitas kurs global.

Instrumen perlindungan berbasis valuta asing tersebut diposisikan sebagai strategi lindung nilai bagi nasabah yang memiliki kebutuhan dana dalam dolar, seperti biaya pendidikan luar negeri. Dilansir dari Medcom, asuransi ini mengintegrasikan proteksi jiwa dengan pengelolaan warisan bagi kalangan nasabah affluent dan high-net-worth.

Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, Grace Luzar, menjelaskan bahwa dinamika pasar yang tidak menentu mendorong pergeseran fokus nasabah. Prioritas kini tidak hanya tertuju pada imbal hasil semata, melainkan pada pembangunan perlindungan finansial yang lebih menyeluruh.

"Produk berbasis dolar dapat menjadi bagian dari strategi diversifikasi dan membantu nasabah menjaga kesiapan finansial keluarga dengan lebih terukur," ujar Grace Luzar, Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia.

Salah satu produk yang ditawarkan adalah PRUFortune Dollar yang menyediakan perlindungan jiwa hingga durasi 15 tahun. Produk ini mewajibkan masa pembayaran premi selama lima tahun dan memberikan manfaat tunai tahunan secara berkala kepada pemegang polis.

Berdasarkan rincian manfaatnya, nasabah berhak menerima santunan risiko meninggal dunia hingga 105 persen dari total premi. Selain itu, terdapat manfaat tunai sebesar 5 persen dari premi tahunan serta manfaat akhir masa pertanggungan mencapai 112 persen jika tertanggung hidup hingga kontrak berakhir.

Consumer Banking Director UOB Indonesia, Cristina Teh Tan, menambahkan bahwa proteksi nilai kekayaan menjadi faktor krusial bagi nasabah saat ini. Menurutnya, stabilitas aset menjadi bagian integral dalam perencanaan kekayaan jangka panjang di samping pertumbuhan nilai aset itu sendiri.

Saat ini, asuransi berdenominasi dolar mulai dipandang sebagai instrumen preservasi kekayaan (wealth preservation) yang memberikan likuiditas bagi masyarakat menengah ke atas. Produk tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan kebutuhan antara proteksi jiwa dan stabilitas nilai aset dalam jangka pendek maupun panjang.

Recommended