Nilai jual mobil bekas Toyota Calya keluaran tahun 2023 dilaporkan masih bertahan stabil di bursa otomotif Indonesia pada Kamis (30/4/2026). Unit kendaraan di segmen Low Cost Green Car (LCGC) berkapasitas tujuh penumpang ini dibanderol mulai dari kisaran Rp130 juta hingga Rp171 juta.
Berdasarkan data yang dilansir dari Medcom, stabilitas harga ini membuat Toyota Calya tetap kompetitif dibandingkan para pesaingnya di kelas yang sama. Variasi harga unit dipengaruhi secara signifikan oleh tipe kendaraan, jenis transmisi, jarak tempuh atau kilometer, serta kondisi fisik mobil secara menyeluruh.
Tipe G dengan transmisi otomatis (AT) tercatat menjadi varian dengan nilai jual tertinggi di pasar saat ini. Unit tersebut dipasarkan pada rentang harga Rp160 juta hingga Rp171 juta, terutama untuk kendaraan dengan kondisi prima atau jarak tempuh rendah.
Sementara itu, varian Calya tipe G dan E dengan transmisi manual (MT) berada pada kisaran Rp150 juta hingga Rp165 juta. Untuk unit dengan kondisi penggunaan tinggi atau catatan khusus, harga terendah terpantau berada di angka Rp130 jutaan.
Perbedaan spesifikasi antara tipe E dan G terletak pada kelengkapan fitur kenyamanan dan tampilan interior, meski keduanya menggunakan konfigurasi mesin yang serupa. Tipe E hadir sebagai varian dasar dengan fitur standar seperti audio, AC, dan power window untuk mengejar nilai ekonomis.
Sebaliknya, tipe G menawarkan fitur yang lebih modern dan sistem hiburan yang lebih lengkap bagi konsumen. Varian ini cenderung lebih diminati di pasar mobil bekas karena dianggap memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan harga jual kembali.
Faktor transmisi juga menjadi pertimbangan utama calon pembeli, di mana sistem otomatis lebih disukai untuk mobilitas perkotaan yang padat. Seluruh estimasi harga ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada lokasi penjualan, riwayat servis resmi, serta kelengkapan dokumen administrasi kendaraan.