PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meraih penghargaan Anugerah BUMN 2026 kategori Korporasi dengan subkategori Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik 1, berpredikat Platinum. BUMN Track memberikan penghargaan ini dan diterima oleh Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, di Jakarta.
Qomaruzzaman menyatakan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan atas konsistensi Pupuk Kaltim dalam menjadikan inovasi sebagai pendorong utama pertumbuhan perusahaan. Inovasi ini juga merupakan bagian dari transformasi untuk memperkuat daya saing dan memastikan keberlanjutan bisnis di tengah kompleksitas industri.
Inovasi tersebut meliputi peningkatan efisiensi operasional, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan produk dan diversifikasi usaha dengan memanfaatkan gas sebagai bahan baku utama. Strategi ini sejalan dengan visi Pupuk Kaltim untuk menjadi perusahaan agrosolusi, kimia, dan petrokimia yang terintegrasi dan berdaya saing global.
"Penghargaan ini menjadi penegasan jika inovasi Pupuk Kaltim mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan, sekaligus mendukung transformasi BUMN menuju organisasi yang semakin adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Qomaruzzaman, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Menurut Qomaruzzaman, inisiatif inovasi Pupuk Kaltim mendorong peningkatan signifikan pada kinerja operasional dan pertumbuhan bisnis. Hal ini terwujud melalui optimalisasi kinerja pabrik, peningkatan keandalan fasilitas produksi, serta penerapan sistem monitoring dan pengelolaan operasi yang terintegrasi.
Salah satu contohnya adalah inovasi Synovation, yang fokus pada peningkatan kinerja operasional Pabrik Amoniak Kaltim5. Optimalisasi produksi pabrik Ammonia Kaltim-5 dilakukan melalui pendekatan breakthrough engineering yang mengintegrasikan perbaikan peralatan kritis dan optimalisasi sistem kontrol synloop Amoniak secara signifikan dan berkelanjutan.
Dari sisi transformasi digital, Pupuk Kaltim mengembangkan sistem digitalisasi terintegrasi seperti iPerform, iPortlog, dan iSmart. Sistem ini berfungsi memantau kinerja operasional secara real time serta meningkatkan efisiensi logistik dan produksi.
"Transformasi digital dikembangkan Pupuk Kaltim secara terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan logistik, serta produktivitas sumber daya manusia," kata Qomaruzzaman.
Pupuk Kaltim juga menyasar berbagai proyek strategis untuk memperluas portofolio bisnis, termasuk pembangunan pabrik soda ash yang direncanakan beroperasi pada 2028 dengan kapasitas produksi 300 ribu ton per tahun, serta produksi ammonium chloride dengan kapasitas yang sama.
"Selain memperluas nilai tambah melalui diversifikasi produk turunan, pengembangan yang dilakukan Pupuk Kaltim juga bagian dari transisi menuju industri yang lebih ramah lingkungan," lanjut Qomaruzzaman.
Langkah ini tercermin dalam tata kelola korporasi, dengan implementasi prinsip Environment, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis perusahaan. Pupuk Kaltim menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20-30 persen pada 2030, serta mencapai net zero emission pada 2050, sejalan dengan komitmen global terhadap perubahan iklim.
Pupuk Kaltim juga memperkuat sistem pengendalian internal melalui whistleblowing system, sistem manajemen risiko terintegrasi, serta portal GCG yang memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses bisnis.
"Dan penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi perusahaan, maupun pembangunan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," tambah Qomaruzzaman.
CEO BUMN Track, Sutarto, menyatakan bahwa Anugerah BUMN 2026 diberikan sebagai apresiasi kepada BUMN yang berhasil menunjukkan kinerja unggul. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan komitmen kuat dalam transformasi di berbagai aspek.
Penilaian Anugerah BUMN 2026 mencakup indikator strategis seperti Good Corporate Governance (GCG), strategi bisnis, inovasi digital dan berkelanjutan, kepemimpinan organisasi, serta kontribusi sosial dan lingkungan.
Hal ini menunjukkan bahwa terobosan BUMN dalam beberapa tahun terakhir menjadi bagian penting dalam evaluasi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
"Melalui ajang ini, kami ingin memberikan apresiasi bagi perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang telah menunjukkan kinerja unggul dan kepemimpinan yang visioner," ucap Sutarto.