Samsung secara resmi memperkenalkan fitur Nightography terbaru pada perangkat Galaxy S26 Ultra melalui pengujian langsung di Sapa, Vietnam, pada Jumat (8/5/2026). Perangkat flagship ini dirancang untuk mengatasi tantangan pemotretan di kondisi ekstrem seperti kabut tebal dan pencahayaan minim.
Peningkatan performa pengambilan gambar malam hari ini didorong oleh integrasi perangkat keras terbaru yang signifikan. Dilansir dari Detik iNET, Samsung menyematkan kamera utama beresolusi 200MP dengan aperture f/1.4 yang mampu menangkap cahaya 47 persen lebih banyak dibandingkan model terdahulu.
Selain sensor utama, lensa telephoto 50MP dengan zoom optik 5x kini mengadopsi aperture f/2.9 yang lebih lebar dari generasi sebelumnya. Kombinasi ini didukung oleh AI Image Signal Processor (ISP) terbaru untuk meminimalisir noise dan menjaga akurasi warna objek tetap natural.
"Hasilnya tidak terlihat fake. Suasana malam Sapa yang dingin dan mistis tetap terasa, bukan sekadar frame yang diterangi paksa hingga kehilangan karakter," kata Rizqy Nur Amalia, penguji dari Detik iNET.
Untuk sektor video, Galaxy S26 Ultra dilengkapi fitur Enhanced Nightography Video yang menggunakan pemrosesan multi-frame. Teknologi ini berfungsi menjaga rekaman tetap bersih dari gangguan visual meskipun diambil dalam lingkungan yang sangat gelap.
Sektor stabilisasi juga mendapatkan pembaruan melalui fitur Super Steady generasi terbaru yang mencakup Horizontal Lock. Fitur tersebut memungkinkan pengguna merekam video sambil berjalan atau bergerak aktif tanpa menimbulkan efek guncangan yang mengganggu hasil visual.
Samsung turut menyediakan opsi mode 24MP melalui fitur Camera Assistant bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan detail. Mode ini memanfaatkan teknologi pixel-binning guna menghasilkan foto dengan dynamic range yang lebih luas serta ukuran file yang lebih efisien untuk dibagikan ke media sosial.