Samsung Galaxy S26 Series telah diumumkan, dengan Galaxy S26 Ultra menjadi sorotan utama. Ponsel premium ini membawa sejumlah peningkatan dibandingkan Galaxy S25 Ultra. Pertanyaannya, apakah peningkatan ini cukup signifikan untuk mendorong pengguna S25 Ultra melakukan upgrade?
DetikINET mencoba membandingkan spesifikasi kedua ponsel untuk membantu pengguna Galaxy S25 Ultra dalam menentukan pilihan.
Dari segi desain, Galaxy S26 Ultra menawarkan tampilan yang lebih premium dan ergonomis. Dimensinya sedikit berbeda, yaitu 163,6 x 78,1 x 7,9 mm dengan bobot 214 gram. S26 Ultra sedikit lebih tinggi dan lebar, namun lebih tipis 0,3 mm dan lebih ringan 4 gram dibandingkan S25 Ultra (162,8 x 77,6 x 8,2 mm, 218 gram).
Perubahan material frame menjadi Armor Aluminum membuat S26 Ultra lebih ringan tanpa mengurangi ketangguhannya. Bagian belakang tetap menggunakan Gorilla Glass Victus 2, sementara bagian depan dilindungi Gorilla Armor 2 dengan sertifikasi IP68.
Desain kamera "ambient island" kini lebih seamless dengan sudut yang lebih membulat untuk kenyamanan genggaman. S Pen tetap menjadi fitur andalan yang tersemat di bodinya.
S26 Ultra hadir dengan pilihan warna baru: Cobalt Violet, Sky Blue, Black, White, serta edisi eksklusif Pink Gold & Silver Shadow. Secara keseluruhan, S26 Ultra terasa lebih modern dan nyaman digenggam, terutama bagi preferensi ponsel tipis.
Perubahan desain mungkin terasa kecil bagi pengguna S25 Ultra, tetapi tetap memberikan kesan yang berbeda.
Layar
Kedua ponsel menggunakan layar 6,9 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X dengan resolusi QHD+ (1440×3120), refresh rate adaptif 1-120Hz, kecerahan puncak 2600 nits, dan lapisan anti-reflektif.
Keunggulan S26 Ultra terletak pada fitur Privacy Display, yang memungkinkan pengguna memblokir tampilan layar dari sudut samping. Fitur ini dapat diaktifkan untuk seluruh layar, aplikasi tertentu, atau hanya pada saat memasukkan PIN.
Kualitas warna pada S26 Ultra juga lebih tajam berkat teknologi mDNIe 4x lebih presisi dan ProScaler AI.
Meskipun secara umum kualitas layar hampir identik, fitur Privacy Display menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering menggunakan ponsel di tempat umum.
Kamera
Konfigurasi kamera belakang pada kedua ponsel hampir serupa, terdiri dari lensa wide 200 MP, ultrawide 50 MP, telephoto 3x 10MP, dan telephoto 5x 50 MP. Sementara kamera depan memiliki resolusi 12 MP.
Namun, terdapat perbedaan signifikan pada S26 Ultra:
- Aperture lensa wide lebih lebar, yaitu f/1.4 (vs f/1.7), yang memungkinkan penangkapan cahaya 47% lebih banyak.
- Tele 5x memiliki aperture f/2.9 (vs f/3.4), yang berarti 37% lebih terang.
Hasilnya, Nightography video menjadi lebih bersih, Space Zoom 100x lebih stabil, dan AI ISP baru menghasilkan warna kulit yang lebih alami. Selain itu, terdapat fitur Super Steady dengan Horizontal Lock serta fitur Galaxy AI seperti Photo Assist dan Creative Studio yang lebih canggih.
Meskipun S25 Ultra sudah memiliki kualitas kamera yang sangat baik, S26 Ultra menawarkan peningkatan signifikan pada kondisi low-light dan perekaman video.
Performa
Peningkatan performa menjadi salah satu aspek paling menonjol pada S26 Ultra. Ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sementara S25 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite. Chip baru ini menawarkan peningkatan:
- CPU +19%
- GPU +24%
- NPU (AI) +39%
RAM tetap 12GB (16GB pada varian 1TB), namun storage menggunakan UFS 4.X yang lebih cepat dari 4.0 pada S25 Ultra. Selain itu, Samsung memasang vapor chamber yang lebih besar pada Galaxy S26 Ultra, meningkatkan thermal 21%.
Dengan demikian, gaming ray tracing menjadi lebih mulus, multitasking AI lebih responsif, dan panas lebih terkendali. S26 Ultra lebih siap menghadapi tuntutan AI dan game berat di masa depan.
Baterai
Kedua ponsel memiliki baterai berkapasitas 5.000mAh. Perbedaannya terletak pada teknologi pengisian daya. S25 Ultra hanya mendukung fast charging 45W yang dapat mengisi 65% baterai dalam 30 menit.
Sementara S26 Ultra mendukung 60W Super Fast Charging 3.0, yang menjanjikan pengisian daya 75% dalam 30 menit. Samsung juga memberikan dukungan wireless charging 25W.
Efisiensi chipset baru dan peningkatan thermal juga membuat daya tahan baterai sedikit lebih awet. Fitur Wireless PowerShare tetap tersedia. Peningkatan pada pengisian daya ini akan sangat terasa bagi pengguna yang sering bepergian dan membutuhkan pengisian daya cepat.
Kesimpulan
Upgrade ke Galaxy S26 Ultra tidak wajib jika Anda sudah memiliki Galaxy S25 Ultra. Namun, jika Anda menginginkan desain yang lebih ringan, layar dengan privasi lebih baik, kamera low-light yang lebih unggul, performa AI & gaming yang jauh lebih kencang, serta pengisian daya 33% lebih cepat, maka S26 Ultra layak dipertimbangkan.
Selama masa pre-order, Samsung menawarkan bonus senilai Rp 7,5 juta berupa peningkatan memori gratis, cashback bank, tambahan nilai trade-in, serta bonus eksklusif.
Pre-order telah dibuka mulai 26 Februari hingga 17 Maret 2026.