Samsung Hentikan Produksi Galaxy Z TriFold karena Biaya Tinggi

Samsung menghentikan produksi Galaxy Z TriFold setelah beberapa bulan peluncuran akibat biaya tinggi dan kompleksitas desain.

Samsung secara resmi mengakhiri produksi Galaxy Z TriFold, smartphone lipat tiga yang baru diluncurkan beberapa bulan lalu. Keputusan ini dipicu oleh biaya produksi yang tinggi dan kompleksitas desain perangkat tersebut.

Mengutip Sam Mobile, penghentian ini menandai akhir dari eksperimen ambisius Samsung dalam kategori perangkat foldable. Galaxy Z TriFold pertama kali diperkenalkan pada akhir 2025, menawarkan desain tiga lipatan dengan dua engsel, menghasilkan layar 10 inci saat dibuka penuh.

Meskipun diposisikan sebagai demonstrasi kemampuan teknologi Samsung, perangkat ini tidak lagi diproduksi. Penjualan di Korea Selatan telah dihentikan, dan pasar lain seperti Amerika Serikat diperkirakan akan menyusul setelah stok habis.

Berbagai faktor memengaruhi keputusan ini, termasuk biaya produksi yang sangat tinggi dan kompleksitas teknis desain tiga lipatan. Galaxy Z TriFold, dengan harga sekitar USD2.899 (Rp49,4 juta), memang sejak awal ditujukan untuk segmen terbatas, bukan pasar massal.

Penjualannya relatif terbatas, menyasar early adopters dan kolektor perangkat premium. Penghentian ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan lini perangkat trifold Samsung.

Belum ada kepastian mengenai generasi penerus, mengingat kendala biaya dan kompleksitas yang ada. Namun, pengalaman dan teknologi dari Galaxy Z TriFold diharapkan memengaruhi desain perangkat foldable Samsung di masa depan, terutama dalam hal layar besar, mekanisme engsel, dan optimalisasi perangkat lunak.

Recommended