Panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta menyediakan empat unit kendaraan taktis (rantis) untuk mengawal tim Persib Bandung pada laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026) sore WIB. Pengamanan ketat ini direncanakan seiring rencana pelaksanaan pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.
Ketua panpel Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, menjelaskan bahwa langkah antisipasi ini diambil untuk merespons tensi yang meningkat di media sosial. Dilansir dari Bola, pihak penyelenggara ingin memastikan rombongan pemain dan ofisial Persib aman dari potensi gangguan keamanan di luar stadion.
"Untuk rantis, sudah saya pikirkan. Karena kalau melihat situasi memanas di luar, komentar-komentar di media sosial, mau tidak mau kayaknya harus mempersiapkan rantis," ujar Ferry Indrasjarief, Ketua Panpel Persija.
Penggunaan rantis dinilai penting untuk mencegah insiden pelemparan terhadap bus pemain yang dapat memicu kericuhan lebih besar. Ferry menegaskan bahwa pihak klub ingin menghindari risiko kekalahan walk out (WO) apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada tim lawan saat perjalanan menuju stadion.
Jumlah empat unit rantis dipilih berdasarkan standar yang biasa diterapkan saat kedua tim bertemu di Bandung. Selain rivalitas antarklub, panitia juga mempertimbangkan kekhawatiran pihak kepolisian terkait situasi keamanan pasca-peringatan Hari Buruh atau May Day.
Ferry merujuk pada insiden tahun 2013, saat bus Persib dilempari oknum tidak bertanggung jawab dalam perjalanan dari Hotel Kartika Chandra menuju SUGBK. Saat itu, koordinasi penggunaan rantis sempat terkendala pandangan mengenai status keamanan wilayah oleh aparat kepolisian.
Hingga saat ini, panpel terus menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian agar perizinan penggunaan kendaraan taktis tersebut dapat disetujui. Langkah ini menjadi prosedur tetap demi kelancaran duel dua klub besar tersebut di Jakarta.