Samsung Rilis Galaxy A37 5G dengan Kamera Nightography 50MP

Samsung Galaxy A37 5G resmi hadir di Indonesia Mei 2026 membawa kamera 50MP Nightography dan layar Super AMOLED 120Hz untuk pembuatan konten malam hari.

Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Samsung Galaxy A37 5G di Jakarta pada Mei 2026 sebagai solusi bagi kreator konten yang sering mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya. Perangkat ini mengunggulkan kamera utama 50MP dengan peningkatan fitur Nightography untuk menghasilkan foto dan video yang lebih tajam.

Dilansir dari Medcom, Galaxy A37 5G menggunakan konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa utama 50MP, ultra-wide 8MP, dan macro 5MP. Peningkatan pada sensor berukuran 1 mikrometer dan Image Signal Processor diklaim mampu mereduksi noise secara signifikan saat pemotretan malam hari.

Sektor visual ponsel ini didukung oleh layar Super AMOLED 120Hz yang dilengkapi fitur Vision Booster. Tingkat kecerahan layar melonjak menjadi 1900 nits dari generasi sebelumnya yang hanya 1200 nits, sehingga tetap jelas saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.

Dapur pacu Galaxy A37 5G ditenagai oleh prosesor Exynos 1480 yang membawa peningkatan kinerja NPU sebesar 167 persen. Chipset ini juga mencatatkan kenaikan performa CPU 14 persen dan GPU 24 persen untuk mendukung efisiensi daya baterai berkapasitas 5000mAh.

Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 yang memberikan ketahanan terhadap air dan debu untuk penggunaan luar ruangan. Samsung juga menyertakan fitur Pro Mode yang memungkinkan pengguna mengatur ISO dan shutter speed secara manual hingga dua detik.

Samsung memasarkan Galaxy A37 5G dalam empat pilihan warna yaitu Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Gray Green, dan Awesome White. Varian memori 8/128GB dijual seharga Rp6.599.000, sementara varian 8/256GB dibanderol Rp7.299.000.

Pembelian perangkat selama periode peluncuran pada Mei 2026 mencakup berbagai penawaran menarik bagi konsumen. Tersedia promo tukar tambah (trade-in), cashback, serta fasilitas cicilan 0 persen untuk memudahkan kepemilikan unit di pasar Indonesia.

Recommended