Samsung dilaporkan tengah menyiapkan generasi penerus Galaxy Z TriFold setelah menghentikan penjualan perangkat tersebut tiga bulan usai peluncuran. Selain ponsel lipat, Samsung juga dikabarkan tengah mengembangkan perangkat hibrida lainnya.
Menurut informasi dari tipster yeux1122 di Naver, Samsung sedang mengembangkan dua jenis perangkat hibrida. Salah satunya adalah penerus dari Galaxy Z TriFold.
Saat ini, Samsung dikabarkan sedang melakukan uji kelayakan untuk Galaxy Z TriFold 2. Desain perangkat ini diklaim akan lebih ringan dari generasi pertama, meskipun berpotensi sedikit lebih tebal.
Engsel baru yang dirancang khusus untuk Galaxy Z TriFold 2 dikabarkan telah melewati proses verifikasi. Perangkat ini diperkirakan akan dirilis pada pertengahan tahun 2027.
Selain ponsel lipat, Samsung juga sedang mengembangkan perangkat dengan display OLED yang bisa digeser (slideable). Kemungkinan besar perangkat ini akan menggunakan panel Slideable Flex dari Samsung Display.
Berbeda dengan prototipe OLED slideable yang dipamerkan Samsung Display di CES dan MWC, prototipe ponsel slideable pertama dari Samsung akan mengandalkan mekanisme geser manual, bukan sistem motor otomatis.
Perangkat slideable ini diperkirakan memiliki layar berukuran 7 inci ketika dibuka penuh. Desain ponsel slideable ini dikabarkan akan lebih tipis dibandingkan prototipe yang diumumkan di CES dan MWC.
Jika Samsung memutuskan untuk melanjutkan pengembangan produk ini, peluncurannya kemungkinan akan dilakukan pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028, seperti dikutip dari SamMobile, Sabtu (21/3/2026).
Ponsel layar lipat saat ini mulai menjadi produk mainstream. Sementara itu, ponsel yang dapat digeser atau digulung masih belum diluncurkan secara publik. Rencana Samsung ini menarik perhatian penggemar gadget yang mencari perangkat dengan form factor unik.