Elon Musk dan OpenAI Jalani Sidang Perdana Gugatan di California

Persidangan antara Elon Musk dan OpenAI resmi dimulai di Oakland, California terkait dugaan pelanggaran misi nirlaba perusahaan kecerdasan buatan.

Persidangan antara Elon Musk melawan OpenAI dan Sam Altman resmi dimulai melalui proses seleksi juri di gedung pengadilan federal Oakland, California, pada Senin (27/4/2026). Gugatan ini berfokus pada tuduhan pelanggaran kontrak pendirian perusahaan yang awalnya dibentuk sebagai organisasi nirlaba.

Musk mengajukan gugatan tersebut karena menilai adanya perubahan struktur OpenAI yang kini berorientasi pada keuntungan finansial. Dilansir dari Detik iNET, Hakim Yvonne Gonzalez Rogers akan mengawasi jalannya persidangan yang diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga minggu ke depan.

Dalam tuntutannya, Musk mendesak pengadilan untuk memberhentikan CEO Sam Altman dan Presiden OpenAI Greg Brockman dari jabatan mereka. Selain itu, miliarder pemilik Tesla tersebut menuntut ganti rugi sebesar USD 134 miliar yang rencananya akan dikembalikan kepada lembaga nirlaba OpenAI.

Sengketa ini bermula dari visi awal perusahaan pada akhir 2015 yang berkomitmen mengembangkan kecerdasan buatan demi kemanusiaan. "OpenAI adalah perusahaan riset kecerdasan buatan nirlaba. Tujuan kami adalah untuk memajukan kecerdasan digital dengan cara yang paling mungkin bermanfaat bagi umat manusia secara keseluruhan," tulis pernyataan misi awal perusahaan tersebut.

Pihak OpenAI dan Sam Altman membantah seluruh tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa Musk meninggalkan perusahaan pada 2018 setelah terjadi perselisihan internal. Sejak keluar dari OpenAI, Musk kemudian membangun perusahaan kecerdasan buatan pesaing miliknya sendiri.

Melansir The Guardian, persidangan ini diprediksi akan mengungkap berbagai dokumen internal yang sensitif selama masa pembangunan OpenAI. Bukti-bukti berupa surat elektronik (email), pesan teks, hingga catatan harian para petinggi diperkirakan akan menjadi materi utama dalam persidangan.

Kasus hukum ini menjadi perhatian serius pelaku industri teknologi karena OpenAI dijadwalkan akan melantai di bursa saham (go public) pada akhir tahun 2026. Perusahaan rintisan tersebut saat ini memiliki valuasi yang diperkirakan mencapai USD 1 triliun.

Recommended