Persijap Jepara mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di BRI Super League 2025/2026. Hasil ini menempatkan mereka sebagai satu-satunya tim papan bawah dengan performa impresif. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat berhasil mengumpulkan tujuh poin dari satu kemenangan dan empat hasil imbang, termasuk saat menahan imbang Persik tanpa gol pada laga sebelumnya, seperti dikutip dari Bola.com.
Catatan positif ini melampaui raihan tim-tim lain yang juga berjuang menghindari degradasi, seperti PSM, Persis, Madura United, Semen Padang, dan PSBS.
Pada pertandingan pekan ke-27 yang akan datang, skuad asuhan Mario Lemos dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC, tim yang juga sedang dalam performa terbaik. Laga ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Sabtu, 11 April 2026.
Mario Lemos mengakui bahwa pertandingan ini akan sangat menarik karena kedua tim sedang menunjukkan performa bagus. Sebagai tim tuan rumah, Persijap bertekad untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka dan meraih kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen liga.
Kekuatan Lini Serang Bhayangkara FC
Arsitek asal Portugal itu menyadari Bhayangkara FC memiliki materi pemain yang berkualitas. Lemos secara khusus menyebut Moussa Sidibe, Privat Mbarga, Henry Doumbia, dan Ryo Matsumura sebagai pemain yang sangat berbahaya. Ia menyoroti chemistry luar biasa para penyerang tersebut di lini depan.
“Mereka punya pemain depan berbahaya. Sidibe, Privat, Henry, dan Ryo harus diwaspadai,” ujar Lemos. Ia menambahkan bahwa dirinya akan merancang strategi agar para pemain kunci Bhayangkara tidak dapat tampil maksimal melawan Persijap.
Sebagai persiapan, Mario Lemos berharap para pemain yang sebelumnya absen, seperti kiper Tiri dan Iker Guarrotxena, dapat kembali bermain. Pelatih berusia 39 tahun itu juga sedang mempertimbangkan penggunaan kuota tujuh pemain asing untuk menghadapi Bhayangkara FC, yang dinilai sebagai tim tangguh karena mencatat enam kemenangan beruntun.
Menentukan Komposisi Skuad Terbaik
Lemos menjelaskan bahwa pemilihan komposisi pemain akan sangat hati-hati. Jika Tiri dipercayakan menjaga gawang, akan ada enam pemain non-kiper yang bersaing dengan tujuh pemain Bhayangkara. Keputusan ini mempertimbangkan performa pemain lokal seperti Sendri Johansyah yang tampil sangat baik di laga melawan Persik.
Tekad Persijap Jepara adalah meraih poin sebanyak mungkin dalam sisa pertandingan musim ini. Mario Lemos menekankan pentingnya meraih kemenangan di kandang dan menghindari kekalahan saat melakoni laga tandang.