Sony Batalkan Rilis Game PS5 ke PC, Ini Alasannya

Sony membatalkan rencana rilis game eksklusif PS5 ke PC setelah enam tahun. Keputusan ini dipicu penjualan yang kurang memuaskan dan kekhawatiran citra merek.

Sony dilaporkan tidak lagi berencana merilis game-game populer PlayStation 5 (PS5) ke platform PC. Perubahan strategi yang signifikan ini mengembalikan eksklusivitas game PlayStation, setelah enam tahun mencoba merilisnya secara multi-platform.

Meskipun demikian, game online seperti Marathon dan Marvel Tokon tetap akan diluncurkan di berbagai platform. Sementara itu, game single player seperti Ghost of Yotei dan Saros akan tetap eksklusif untuk PS5. Informasi ini disampaikan oleh sebuah sumber kepada Bloomberg pada Senin (9/3/2026), yang meminta namanya tidak disebutkan.

Dua game yang dikembangkan oleh pihak eksternal namun diterbitkan oleh PlayStation, yaitu Death Stranding 2 dan Kena: Scars of Kosmora, masih dijadwalkan rilis di PC tahun ini.

Ada beberapa faktor yang diduga melatarbelakangi perubahan strategi yang diambil oleh Sony. Salah satunya adalah performa penjualan beberapa game PlayStation terbaru di PC yang kurang memuaskan.

Selain itu, muncul kekhawatiran di internal perusahaan bahwa merilis game ke PC berpotensi merusak citra merek konsol PlayStation, bahkan dapat merugikan penjualan PS5 dan penerusnya.

Taktik Sony selama beberapa dekade dalam menjual PlayStation adalah dengan mempertahankan eksklusivitas franchise unggulan untuk konsol mereka. Pada tahun 2020, strategi ini sempat diubah dengan menghadirkan game ke PC melalui Steam.

Sejak saat itu, sebagian besar franchise terbesar Sony, seperti God of War dan The Last of Us, telah hadir di PC. Namun, strategi ini dinilai kacau dan membingungkan bagi banyak pemain.

Gamer yang bermain di PC harus menunggu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah game tersebut dirilis di PlayStation. Irama perilisannya pun tidak konsisten, dan pengumumannya terkesan serampangan. Selain itu, kewajiban membuat akun PlayStation Network untuk mengakses game juga menimbulkan kekecewaan.

Faktor lain yang memengaruhi perubahan haluan Sony adalah antisipasi terhadap konsol Xbox terbaru yang dikabarkan akan menggunakan Windows dan mampu memainkan game PC. Beberapa eksekutif di PlayStation mungkin merasa tidak nyaman dengan prospek game andalan perusahaan, seperti God of War, dapat dimainkan di konsol Xbox generasi berikutnya.

Recommended