Manajemen Chelsea mulai menjajaki peluang untuk merekrut Xabi Alonso sebagai manajer permanen baru pada Selasa (28/4/2026), menyusul keputusan klub memecat Liam Rosenior pekan lalu. Langkah cepat ini diambil guna mengisi kekosongan kursi kepelatihan di Stamford Bridge setelah rentetan hasil buruk tim.
Klub asal London tersebut saat ini telah menunjuk Calum McFarlane untuk menjabat sebagai pelatih interim hingga kompetisi musim ini berakhir. Penunjukan McFarlane bertujuan memberikan ruang bagi manajemen untuk melakukan seleksi manajer permanen secara lebih mendalam.
Dilansir dari Bola, Chelsea dilaporkan telah memulai pembicaraan awal dengan perwakilan Xabi Alonso guna membahas potensi kerja sama. Alonso saat ini sedang tidak melatih klub mana pun setelah dilepas oleh Real Madrid pada awal tahun 2026.
Meski Alonso menjadi sosok yang masuk dalam radar utama, pihak manajemen menegaskan bahwa mantan pelatih Madrid tersebut bukan satu-satunya kandidat. Proses negosiasi awal ini difokuskan pada visi jangka panjang klub untuk kembali bersaing di papan atas Inggris dan Eropa.
Pemecatan Liam Rosenior terjadi hanya dalam kurun waktu 106 hari setelah dirinya resmi menjabat sebagai pelatih The Blues. Keputusan drastis tersebut diambil manajemen setelah Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di ajang Premier League tanpa mencetak satu gol pun.
Krisis performa ini mencapai puncaknya saat Chelsea kalah telak 0-3 dari Brighton, yang membuat posisi klub merosot ke peringkat kedelapan klasemen. Situasi tersebut dinilai kontras dengan pencapaian klub dalam satu tahun terakhir yang sempat menjuarai UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Pihak klub kini berupaya memastikan penunjukan manajer baru dilakukan dengan cermat untuk memperbaiki stabilitas tim di bawah kepemilikan Todd Boehly. Calum McFarlane dijadwalkan akan tetap memimpin skuad utama dalam sisa jadwal pertandingan musim ini sementara proses pencarian terus berjalan.