Strava Luncurkan Fitur Terapi Fisik untuk Dukung Pemulihan Cedera

Strava merilis fitur Terapi Fisik untuk membantu 195 juta pengguna memantau proses rehabilitasi dan pencegahan cedera secara terintegrasi.

Platform kebugaran Strava resmi memperkenalkan fitur Terapi Fisik sebagai kategori aktivitas baru untuk membantu pengguna melacak proses pemulihan cedera pada Selasa, 5 Mei 2026. Penambahan ini bertujuan mengintegrasikan fase rehabilitasi ke dalam rutinitas latihan rutin para atlet dan penggiat olahraga.

Dilansir dari Medcom, fitur teranyar ini kini tersedia bagi lebih dari 195 juta pengguna Strava di seluruh dunia secara global. Langkah ini diambil guna mengakomodasi kebutuhan pelacakan aspek pemulihan yang selama ini sering terabaikan dalam pemantauan kebugaran digital konvensional.

Melalui pembaruan ini, para pengguna dapat mencatat aktivitas pemulihan yang berkaitan dengan olahraga utama seperti lari, bersepeda, hingga berenang. Penambahan ini menggenapi total layanan Strava yang kini telah menyediakan lebih dari 50 jenis aktivitas berbeda.

Integrasi teknologi juga mencakup koneksi dengan aplikasi Recover Athletics yang menyediakan panduan latihan mobilitas serta daya tahan. Strava turut menyertakan tag khusus bernama Recovery guna mempermudah kategorisasi antara sesi latihan intensitas tinggi dengan sesi pemulihan ringan.

"Pemulihan dari cedera merupakan bagian penting dari gaya hidup aktif yang sering kali terasa menantang," kata Matt Salazar, Chief Product Officer Strava. Ia menegaskan bahwa fitur ini dirancang agar pengguna tetap termotivasi selama fase rehabilitasi sebagaimana mereka mengejar prestasi olahraga.

Perusahaan berharap kehadiran fitur Terapi Fisik dapat membangun kebiasaan sehat dan meningkatkan kesadaran bahwa manajemen cedera memiliki bobot kepentingan yang sama dengan aktivitas fisik itu sendiri. Kini, pengguna memiliki gambaran yang lebih komprehensif mengenai keseimbangan kondisi tubuh mereka secara keseluruhan.

Recommended