Tren penggunaan tablet sebagai perangkat kerja utama pengganti laptop semakin menguat di pasar teknologi Indonesia pada Kamis, 30 April 2026. Konsumen kini beralih ke perangkat yang lebih ringan dan fleksibel namun tetap memiliki performa tangguh untuk menangani beban kerja harian.
Dilansir dari Medcom, sejumlah produsen besar seperti Apple, Samsung, dan Microsoft terus memperbarui lini produk mereka guna memenuhi standar produktivitas kelas menengah hingga berat. Faktor portabilitas dan integrasi aksesori seperti keyboard fisik menjadi pendorong utama pergeseran gaya kerja ini.
Samsung Galaxy Tab S11 Ultra memimpin segmen Android dengan layar AMOLED 14,6 inci dan dukungan fitur DeX untuk pengalaman multitasking serupa komputer meja. Perangkat setebal 5,5 mm ini dijual pada kisaran harga Rp19 juta hingga Rp23 juta dengan opsi RAM mencapai 16GB.
Sementara itu, Microsoft Surface Pro 11 hadir bagi pengguna yang membutuhkan kompatibilitas perangkat lunak laptop secara penuh melalui sistem operasi Windows. Tablet ini memiliki bobot 895 gram dan dibanderol mulai dari Rp22 juta hingga Rp30 juta di pasar lokal.
Apple iPad Pro M4 tetap menjadi pesaing terkuat di sektor kreatif berkat penggunaan chip M4 yang mampu mengolah data grafis serta video berat secara efisien. iPad tertipis ini dipasarkan dengan harga antara Rp18 juta hingga Rp27 juta, belum termasuk aksesori tambahan.
Untuk segmen yang lebih ekonomis, Huawei MatePad Pro 12.2 dan Xiaomi Pad 7 Pro hadir sebagai alternatif produktif dengan harga yang lebih kompetitif. MatePad Pro dijual sekitar Rp11 juta hingga Rp14 juta, sementara Xiaomi Pad 7 Pro dibanderol mulai dari Rp7 jutaan.
| Model Tablet | Harga Kisaran (Rupiah) | Fitur Unggulan |
|---|---|---|
| Samsung Tab S11 Ultra | 19 – 23 Juta | Layar 14,6 inci & Samsung DeX |
| Microsoft Surface Pro 11 | 22 – 30 Juta | OS Windows & RAM 32GB |
| Apple iPad Pro M4 | 18 – 27 Juta | Chip M4 & Layar OLED |
| Huawei MatePad Pro 12.2 | 11 – 14 Juta | Bundling Keyboard & Stylus |
| Xiaomi Pad 7 Pro | 7 – 9 Juta | Mode Workstation |
Pertumbuhan minat ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya aplikasi profesional yang mengoptimalkan antarmuka pengguna untuk perangkat layar sentuh. Mobilitas tinggi menjadi alasan utama konsumen memilih tablet dibandingkan laptop konvensional.