Kolaborasi strategis antara Telkomsel dan Huawei diumumkan untuk mengakselerasi pengembangan jaringan 5G di Indonesia. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan dalam mengakses layanan digital, seperti dilansir dari Detik iNET pada Senin (6/4/2026).
Pengumuman kerja sama tersebut dilakukan dalam ajang Mobile World Congress 2026 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol. Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pengguna.
Wong Soon Nam menjelaskan, “Kolaborasi ini dirancang untuk membuat pengalaman pelanggan semakin baik setiap harinya. Dengan memperkuat jaringan 5G, home broadband, dan kompetensi talenta digital, kami berupaya memastikan agar pelanggan dapat menikmati layanan serta konektivitas terbaik, yang lebih cepat dan lebih andal kapan pun dan di mana pun, mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”
Integrasi jaringan hibrida serat optik dan 5G menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menyediakan konektivitas digital yang lebih cepat, stabil, dan juga andal bagi pelanggan individu, keluarga, hingga pelaku usaha di seluruh wilayah Indonesia.
Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat menyajikan internet rumah yang lebih stabil. Dukungan tersebut sangat penting untuk berbagai keperluan digital, termasuk streaming, gaming, serta aktivitas kerja dan belajar dari rumah.
Di sisi lain, pengembangan jaringan 5G secara spesifik bertujuan memberikan koneksi yang lebih responsif dan cepat. Ini krusial untuk layanan real-time seperti panggilan video, aplikasi augmented reality (AR), dan virtual reality (VR), terutama di area dengan kepadatan trafik tinggi.
Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) turut diintegrasikan dalam pengelolaan jaringan rumah. Salah satunya melalui fitur Self Wi-Fi Optimization, yang memungkinkan modem atau router secara otomatis mengoptimalkan sinyal guna meminimalkan area tanpa jaringan.
Untuk memperkuat jaringan 5G, Telkomsel dan Huawei akan memanfaatkan teknologi TDD Dual Band MetaAAU 64T64R. Teknologi ini bertujuan memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan konsistensi jaringan, terutama saat terjadi lonjakan trafik penggunaan.
Pengembangan Talenta Digital dan Inovasi Masa Depan
Selain fokus pada infrastruktur, kolaborasi ini juga mencakup program peningkatan kapasitas talenta digital di Indonesia. Program tersebut mencakup pengembangan kompetensi di bidang 5G, Fixed Mobile Convergence (FMC), serta solusi digital untuk segmen bisnis dan rumah tangga. Inisiatif ini didukung oleh platform pembelajaran berbasis cloud yang berprinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kerja sama ini juga akan menerapkan teknologi jaringan seperti Golden Intelligent Cluster di area dengan trafik tinggi. Solusi ini berfungsi untuk menjaga kapasitas dan kualitas layanan tetap optimal, dengan menggabungkan berbagai teknologi pengelolaan spektrum dan daya agar jaringan tetap stabil meskipun digunakan secara masif.
Lebih lanjut, teknologi Intelligent Personalized Experiences (IPE) akan digunakan untuk memantau kualitas layanan secara real-time. Hal ini memastikan kebutuhan bandwidth pelanggan selalu terjaga.
Ke depan, Telkomsel dan Huawei memiliki rencana untuk menghadirkan fitur panggilan berbasis 5G dan AI. Fitur-fitur ini mencakup kemampuan terjemahan bahasa secara real-time, tampilan layar panggilan interaktif, hingga fitur keamanan seperti deteksi penipuan.