Telkomsel memperluas ekspansi jaringan 5G ke 107 kota dan kabupaten di Indonesia per Mei 2026 guna mendukung digitalisasi operasional puluhan juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah penyediaan internet cepat berbasis kecerdasan buatan (AI) ini diambil karena sektor usaha rumahan semakin bergantung pada koneksi stabil untuk aktivitas transaksi hingga live streaming, seperti dilansir dari Detik iNET.
Pemberdayaan sektor ekonomi ini krusial mengingat data Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah pelaku UMKM nasional saat ini telah menembus angka di atas 65 juta pilar usaha.
"UMKM selalu kita tegaskan menjadi pilar penting dari ekonomi Indonesia untuk menuju Indonesia maju," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, beberapa waktu lalu.
Penegasan mengenai signifikansi sektor ini juga datang dari pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI yang mencatat kontribusi masif terhadap PDB nasional.
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti memaparkan bahwa sektor pelaku usaha kecil tersebut saat ini menyumbang sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto.
"UMKM ini memegang peran yang sangat amat penting terhadap pertumbuhan ekonomi kita, terhadap PDB kita secara keseluruhan," jelas Roro, dikutip dari RRI.
Penyediaan infrastruktur dengan latensi rendah oleh Telkomsel diarahkan untuk mengatasi hambatan produktivitas akibat koneksi lambat agar operasional harian komoditas digital tetap responsif.