The Division Resurgence Hadirkan Pengalaman Shooter RPG Open-World di Mobile

The Division Resurgence menawarkan gameplay TPS RPG open-world yang lebih kompleks dibandingkan game shooter mobile lainnya, fokus pada eksplorasi dan progresi karakter.

Sejak peluncuran globalnya pada 31 Maret 2026, Tom Clancy’s The Division Resurgence telah menarik perhatian para gamer, termasuk di Indonesia. Banyak yang penasaran dengan permainannya dan membandingkannya dengan judul populer lain seperti Arena Breakout serta mode Operations di Delta Force Mobile, seperti dilansir dari Medcom.

Pertanyaan utama yang sering muncul adalah apakah game ini sekadar shooter biasa atau menawarkan pendekatan yang berbeda, meskipun sama-sama memiliki genre loot and extract.

The Division Resurgence tidak dirancang sebagai game FPS (First Person Shooter) dengan tempo cepat layaknya kebanyakan shooter di perangkat seluler. Ubisoft mengusung konsep yang lebih mendalam dengan menggabungkan elemen third-person shooter (TPS), RPG, dan dunia terbuka.

Permainan ini berlatar di New York pasca-wabah, di mana pemain mengambil peran sebagai agen Strategic Homeland Division. Pemain tidak hanya terlibat dalam pertempuran di arena, melainkan juga dapat menjelajahi peta yang luas, menyelesaikan misi cerita, dan mengembangkan karakter melalui sistem gear serta skill.

Sistem pertarungan dalam game ini cenderung taktis. Pemain didorong untuk memanfaatkan perlindungan, memilih kemampuan yang tepat, dan menyusun build karakter agar efektif dalam berbagai situasi. Pendekatan ini membuat pengalaman bermain The Division Resurgence terasa lebih mirip dengan versi PC dan konsol.

Bukan Sekadar Extraction Shooter

Perbedaan The Division Resurgence dengan Arena Breakout cukup jelas terutama pada arah gameplay. Arena Breakout dikenal sebagai extraction shooter yang menitikberatkan pada realisme dan risiko tinggi. Di game tersebut, pemain harus memasuki area, mengumpulkan item, dan berhasil keluar hidup-hidup. Kegagalan berarti kehilangan semua item yang telah dikumpulkan, dengan fokus utama pada bertahan hidup dan pengelolaan risiko.

Sebaliknya, The Division Resurgence tidak sepenuhnya bergantung pada sistem tersebut. Game ini lebih menekankan pada progresi karakter jangka panjang. Meskipun pemain tetap bisa mendapatkan loot, mereka tidak berada di bawah tekanan konstan untuk kehilangan segalanya setiap kali bermain. Selain itu, Resurgence juga menghadirkan alur cerita dan pembangunan dunia yang lebih mendalam, memberikan pengalaman bermain yang lebih terarah dibandingkan sekadar sesi raid singkat.

Perbandingan dengan Delta Force Operations

Ketika dibandingkan dengan Delta Force Mobile, khususnya mode Operations, perbedaan utamanya terletak pada fokus gameplay. Mode Operations di Delta Force dirancang sebagai PvPvE extraction shooter yang kompetitif dengan tempo cepat dan risiko tinggi, mirip dengan Arena Breakout.

Sementara itu, The Division Resurgence memang menyediakan mode PvPvE seperti Dark Zone, namun ini bukan inti utama permainannya. Game ini tetap menempatkan eksplorasi, misi PvE, dan pengembangan karakter sebagai fondasi pengalaman bermain. Dengan demikian, Delta Force menawarkan pengalaman raid yang intens, sedangkan Resurgence memberikan pengalaman bermain yang lebih luas dan berlapis.

Pengalaman AAA di Platform Mobile

Melalui The Division Resurgence, Ubisoft berupaya menghadirkan pengalaman "AAA shooter" yang sama dengan dua seri The Division di konsol dan PC ke perangkat seluler. Hal ini terlihat dari skala peta yang besar, kompleksitas sistem perlengkapan, hingga variasi mode permainan yang tersedia.

Game ini tidak hanya ditujukan untuk pemain kasual, tetapi juga untuk gamer yang menginginkan pengalaman lebih dalam, mulai dari eksplorasi dunia, misi co-op, hingga pengembangan karakter yang berkelanjutan.

Recommended