Tips Jaga Kesehatan Mulut Saat Puasa dari Periset BRIN

Periset BRIN bagikan tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama Ramadan, termasuk kapan waktu tepat sikat gigi dan makanan yang sebaiknya dihindari.

Puasa Ramadan seringkali memunculkan kekhawatiran terkait masalah bau mulut. Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa? Apakah pergi ke dokter gigi saat puasa diperbolehkan?

Periset Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis BRIN, drg. Lelly Andayasari, M.Kes, membagikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan Ramadan. Menurutnya, produksi air liur cenderung menurun saat berpuasa, yang menyebabkan perubahan pada tingkat keasaman (pH) di mulut.

Kondisi ini dapat menyebabkan mulut terasa kering dan meningkatkan risiko bau mulut (halitosis). Namun, drg. Lelly memastikan bahwa kesehatan gigi dan mulut tetap dapat dijaga selama berpuasa, dan bahkan kunjungan ke dokter gigi pun diperbolehkan.

Berikut adalah beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa ala Periset BRIN:

1. Bersihkan Rongga Mulut Setelah Sahur dan Sebelum Tidur

Menjaga kebersihan mulut adalah hal yang utama. Dianjurkan untuk menyikat gigi secara menyeluruh setelah sahur dan sebelum tidur malam. Kebiasaan ini dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang berpotensi menjadi sumber bakteri penyebab bau mulut.

2. Hindari atau Batasi Makanan Berbau Menyengat

Menu sahur dan berbuka sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan mulut selama berpuasa. Aroma makanan yang menyengat cenderung bertahan lama di mulut dan memperparah bau mulut. Oleh karena itu, disarankan untuk menyesuaikan pilihan menu makanan agar mulut tetap segar.

3. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Selain menghindari makanan berbau menyengat, penting juga untuk memperbanyak asupan makanan berserat saat sahur dan berbuka. Sayuran dan buah-buahan kaya serat dapat membantu merangsang produksi air liur yang menurun drastis saat berpuasa. Produksi air liur yang terjaga akan membantu membersihkan rongga mulut secara alami dan mengurangi risiko bau mulut. Konsumsi serat yang cukup juga turut mendukung kesehatan pencernaan secara keseluruhan selama bulan Ramadan.

4. Pastikan Hidrasi yang Cukup

Kekurangan cairan merupakan salah satu penyebab utama mulut menjadi kering dan berbau saat berpuasa. Penting untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik saat sahur dan berbuka guna menjaga kelembapan rongga mulut.

5. Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Gula atau Karbohidrat

Makanan manis dan tinggi karbohidrat memang sering menjadi pilihan favorit saat berbuka, namun sebaiknya dibatasi demi kesehatan gigi. Membatasi konsumsi makanan tersebut, terutama saat sahur dan menjelang tidur, dapat membantu menjaga kesehatan gigi secara optimal.

6. Lakukan Perawatan ke Dokter Gigi

Banyak orang menunda kunjungan ke dokter gigi saat puasa karena khawatir akan membatalkan puasanya. Padahal, sejumlah perawatan gigi tetap aman dan diperbolehkan selama berpuasa.

Perawatan yang masih diperbolehkan antara lain pemeriksaan gigi rutin, scaling atau pembersihan karang gigi, penambalan gigi berlubang, perawatan saluran akar atau endodontik, serta kontrol ortodonti atau behel. Menjaga rutinitas perawatan gigi selama Ramadan justru membantu mencegah masalah gigi yang lebih serius di kemudian hari.

Itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Recommended