TPG Guru Madrasah 2026 Mulai Dicairkan Kemenag Pekan Ini

Kemenag mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru madrasah secara bertahap pada pekan ini seiring percepatan penerbitan SKAKPT.

Kabar gembira bagi guru madrasah, Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap pada pekan ini. Proses pencairan ini dilakukan bersamaan dengan percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru yang memenuhi syarat.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Amien Suyitno menjelaskan bahwa percepatan penerbitan SKAKPT terus diupayakan agar hak guru madrasah dapat segera disalurkan sesuai ketentuan. "Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima," kata Dirjen Pendis Amien Suyitno.

Amien menambahkan, "Bagi yang SKAKPT-nya telah terbit, proses pencairan tunjangan sudah mulai berjalan secara bertahap pada pekan ini.”

Berdasarkan data pemrosesan SKAKPT pada 2 dan 4 Maret 2026, dari 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan, termasuk 32.081 guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025. Sementara itu, sekitar 158.989 guru lainnya masih dalam tahap finalisasi administrasi untuk penerbitan SKAKPT selanjutnya.

Ditjen Pendidikan Islam menjadwalkan penerbitan lanjutan SKAKPT tahap ketiga pada 7 Maret dan tahap keempat pada 9 Maret 2026. Tujuannya agar proses penerbitan SKAKPT segera rampung dan penyaluran TPG bagi guru madrasah dapat dipercepat.

Menurut Suyitno, penyaluran TPG adalah wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan apresiasi terhadap profesionalitas guru madrasah. Kemenag juga terus memutakhirkan data dan memperkuat sistem digitalisasi administrasi agar penyaluran TPG transparan dan tepat sasaran.

“TPG adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Karena itu, kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” tegasnya.

Amien Suyitno berharap guru madrasah terus meningkatkan semangat pengabdian dalam mencetak generasi unggul serta memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Recommended