Sejumlah produsen ponsel asal Tiongkok mulai mengadopsi teknologi baterai silikon-karbon guna meningkatkan kapasitas daya perangkat tanpa menambah dimensi fisik pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini memungkinkan ponsel tetap memiliki desain tipis meskipun mengusung daya baterai hingga 8.000 mAh.
Teknologi baru tersebut bekerja dengan mengganti material anoda yang sebelumnya menggunakan grafit murni menjadi campuran silikon dan grafit. Penggunaan silikon dilakukan karena material ini memiliki kepadatan energi mencapai sepuluh kali lipat dibandingkan grafit konvensional.
Dilansir dari Detik iNET, merek-merek seperti Honor, Oppo, Huawei, Xiaomi, Vivo, dan OnePlus telah memimpin persaingan penggunaan komponen ini. Honor Power dilaporkan membawa kapasitas 8.000 mAh, sementara Oppo Find N5 mampu menampung 5.600 mAh dalam bodi lipat yang tipis.
Meskipun menawarkan keunggulan kapasitas, raksasa teknologi global seperti Apple, Samsung, dan Google terpantau masih menahan diri untuk mengadopsi teknologi tersebut. Ketiga perusahaan asal Amerika Serikat dan Korea Selatan ini dilaporkan mempertimbangkan risiko degradasi baterai jangka panjang.
Masalah utama terletak pada sifat silikon yang memuai lebih besar dibandingkan grafit saat proses pengisian daya berlangsung. Pemuaian dan penyusutan yang ekstrem secara berulang berpotensi merusak struktur sel baterai lebih cepat dibandingkan standar baterai lithium-ion tradisional.
Selain faktor teknis, regulasi logistik internasional menjadi hambatan karena baterai di atas 20Wh atau sekitar 5.400 mAh dikategorikan sebagai barang berbahaya. Hal ini berdampak pada melonjaknya biaya pengiriman udara sehingga beberapa produsen terpaksa memangkas kapasitas baterai untuk pasar tertentu.
Samsung khususnya dilaporkan sangat berhati-hati demi menghindari risiko kegagalan perangkat sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu. Perusahaan-perusahaan besar ini diyakini sedang menunggu penyempurnaan material silikon agar efek samping pemuaian dapat ditekan secara maksimal.
Di sisi lain, tren peningkatan kapasitas pada ponsel Tiongkok diprediksi akan terus berlanjut hingga menembus angka 10.000 mAh. Oppo dikabarkan tengah menyiapkan Find X9 Pro dengan baterai 7.500 mAh dalam waktu dekat.