UBS: PDB ASEAN-6 Diprediksi Tumbuh 4,9% pada 2026

UBS memprediksi pertumbuhan PDB ASEAN-6 mencapai 4,9% pada tahun 2026, didorong fundamental ekonomi yang solid dan integrasi manufaktur global.

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) ASEAN-6 diperkirakan mencapai 4,9% pada tahun 2026. Menurut Senior ASEAN and Asia Economist UBS Investment Bank Global Research, Grace Lim, fundamental ekonomi kawasan ini tetap solid dan menunjukkan ekspansi yang stabil.

Asia Tenggara terus diuntungkan dari integrasi yang mendalam ke dalam rantai nilai manufaktur global. Grace Lim menambahkan, hal ini didukung oleh basis pasar domestik yang besar.

Dalam siaran pers yang ditulis pada hari Rabu (4/3/2026), Grace menjelaskan, "Kondisi pertumbuhan tetap terjaga, dengan konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama di Indonesia, peningkatan investasi swasta di Thailand dan Filipina, serta ketahanan ekspor berbasis teknologi di Singapura dan Malaysia."

UBS OneASEAN Summit menyajikan tinjauan komprehensif mengenai lanskap investasi global serta implikasinya bagi perekonomian Asia Tenggara.

Para peserta terlibat dalam diskusi panel yang beragam, membahas isu-isu strategis seperti ketidakseimbangan perdagangan global, peluang investasi lintas kawasan di Tiongkok, Jepang, dan Eropa, prospek emas dan logam mulia, serta perkembangan digital assets dan artificial intelligence (AI) di ASEAN. Konferensi ini juga menyoroti peran sistem energi baru dalam mendukung ekonomi yang semakin digerakkan oleh AI.

Untuk ke-14 kalinya, UBS menyelenggarakan UBS OneASEAN Summit, yang mempertemukan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, dan pemimpin industri dari berbagai negara. Forum tahunan ini menjadi platform untuk bertukar pandangan strategis dan ide investasi terkini dalam menghadapi dinamika ekonomi serta peluang di kawasan Asia Tenggara menuju tahun 2026.

Nicolo Magni, Head of UBS Global Banking South-East Asia & South Asia, menyatakan bahwa OneASEAN Summit telah berkembang menjadi platform strategis yang relevan bagi para pelaku pasar global.

"Konferensi unggulan UBS OneASEAN Summit terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun, dengan menghadirkan investor institusional, korporasi terkemuka, serta global thought leaders untuk membahas tren utama yang membentuk lanskap bisnis saat ini. Asia Tenggara semakin dipandang sebagai alternatif strategis bagi investor global. Kami melihat momentum transaksi akan tetap kuat sepanjang 2026, dengan aktivitas pasar modal yang semakin dinamis terutama di sektor healthcare, real estate, dan konsumen," ujar Magni.

Recommended