Universiti Kuala Lumpur (Uni KL) memperkenalkan skema pendidikan teknikal dengan biaya kompetitif bagi pelajar Indonesia dalam ajang World Post Graduate Expo 2026 di Jakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026. Institusi asal Malaysia ini menawarkan biaya kuliah jenjang doktoral (S3) sekitar Rp120 juta hingga lulus.
Dilansir dari Medcom, biaya tersebut mencakup total masa studi selama tiga tahun untuk program seperti Manajemen atau Automasi Industri. Nominal sebesar RM30.600 hingga RM30.700 ini dinilai lebih terjangkau dibandingkan rata-rata biaya pendidikan jenjang serupa di universitas negeri maupun swasta ternama di Indonesia.
Executive Marketing and Admission – Postgraduate International Uni KL, Arief Redzuan bin Ahmad, menjelaskan bahwa kampus ini merupakan Government Linked University (GLU) di bawah naungan Kementerian Desa dan Wilayah Malaysia. Uni KL memiliki 12 kampus dengan spesialisasi teknis yang berbeda di setiap lokasi industri.
"Jadi ini yang dipanggil, kalau di Uni KL kita panggil teaching factory concept. So facility yang ada disediakan di kampus itu hampir menyerupai dengan apa yang pelajar bakal hadapi nanti bila mereka keluar ke dunia pekerjaan," kata Arief Redzuan bin Ahmad.
Selain faktor biaya, Uni KL memberikan kemudahan administratif dengan meniadakan kewajiban publikasi jurnal bagi mahasiswa program Magister (S2). Syarat publikasi jurnal seperti Scopus atau Web of Science hanya diberlakukan khusus untuk mahasiswa program S3 guna mempercepat masa studi tingkat master.
Puji Suarmanto, salah satu pengunjung pameran, menyatakan bahwa birokrasi pendidikan di Malaysia terasa lebih suportif bagi kelulusan mahasiswa. Ia membandingkan proses administrasi pendaftaran sidang tesis yang dianggap lebih sederhana dibandingkan dengan sistem pendidikan tinggi di dalam negeri.
Syarat masuk yang ditetapkan meliputi nilai rata-rata minimal 66 untuk lulusan S1, serta skor IELTS minimal 5.0 hingga 6.0 tergantung program studi yang dipilih. Meski tidak memberikan beasiswa potongan biaya, pihak kampus menyediakan skema bantuan pendanaan riset bagi mahasiswa yang memenuhi kualifikasi.
Mahasiswa yang berhasil mendapatkan research grant akan menerima tunjangan bulanan atau stipend dari hasil penelitian berkualitas tinggi mereka. Dana bantuan ini berpotensi menutupi biaya operasional kuliah selama mahasiswa menempuh pendidikan di Malaysia.