Utang Nasional AS Melonjak Jadi US$ 38,56 Triliun pada 4 Februari 2026

Pada 4 Februari 2026, utang nasional AS mencapai US$ 38,56 triliun, meningkat US$ 2,35 triliun dari tahun sebelumnya.

Utang nasional Amerika Serikat terus mengalami peningkatan signifikan. Data dari U.S. Congress Joint Economic Committee menunjukkan bahwa posisi utang negara tersebut mencapai US$ 38,56 triliun per 4 Februari 2026.

Jumlah ini setara dengan sekitar Rp 648,47 kuadriliun (dengan asumsi kurs Rp 16.817). Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar US$ 2,35 triliun atau sekitar Rp 39.557 triliun. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, utang nasional AS telah meningkat sebesar US$ 10,70 triliun atau sekitar Rp 180,11 kuadriliun.

Laporan tersebut menyatakan, "Dibandingkan dengan satu tahun yang lalu, total utang nasional bruto meningkat sebesar US$ 2,35 triliun. Dibandingkan dengan lima tahun yang lalu, meningkat sebesar US$ 10,70 triliun," seperti dikutip pada Senin (2/3/2026).

Kenaikan utang AS dalam setahun terakhir rata-rata mencapai US$ 6,43 miliar atau sekitar Rp 108,25 triliun per hari. Jika dihitung per jam, utang AS bertambah sekitar US$ 267,76 juta atau sekitar Rp 4,50 triliun.

Beban utang tersebut setara dengan US$ 113.354 per orang atau US$ 286.108 per rumah tangga. Kenaikan utang per orang selama setahun terakhir tercatat sebesar US$ 6.894.

Dari total utang AS, US$ 30,96 triliun merupakan utang yang dimiliki publik. Sementara itu, utang antar lembaga pemerintah mencapai US$ 7,61 triliun. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai US$ 39 triliun pada 12 April 2026.

Recommended