Distribusi kendaraan listrik di pasar otomotif Indonesia mencatatkan volume sebesar 14.815 unit pada April 2026 seiring dengan menguatnya adopsi teknologi ramah lingkungan. Angka tersebut menjadi motor penggerak utama bagi total penjualan kendaraan nasional yang mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilansir dari Medcom, total penjualan wholesales mobil nasional menyentuh 80.776 unit. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 31,8 persen jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada Maret 2026.
Jaecoo J5 EV mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar pada periode tersebut dengan mendistribusikan sebanyak 3.179 unit ke diler. Posisi kedua ditempati oleh BYD M6 yang mencatatkan angka wholesales sebanyak 2.472 unit di tengah persaingan segmen kendaraan listrik yang semakin ketat.
Peningkatan distribusi ini mencerminkan tren percepatan penggunaan kendaraan listrik, khususnya pada kategori SUV dan MPV listrik. Berbagai merek baru mulai agresif melakukan penetrasi pasar untuk menantang pemain lama di industri otomotif tanah air.
BYD Sealion 7 berada di urutan ketiga dengan total 1.617 unit, diikuti oleh Geely EX2 yang membukukan penjualan sebanyak 1.421 unit. Sementara itu, Denza D9 melengkapi jajaran lima besar dengan total distribusi mencapai 1.032 unit.
Segmen menengah juga diramaikan oleh pabrikan asal Tiongkok dan Vietnam, seperti Wuling yang menempatkan dua modelnya dalam daftar sepuluh besar. AION V dan VinFast VF3 turut berkontribusi pada total volume penjualan listrik nasional bulan ini.
| Peringkat | Model Kendaraan | Jumlah Unit (Wholesales) |
|---|---|---|
| 1 | Jaecoo J5 EV | 3.179 |
| 2 | BYD M6 | 2.472 |
| 3 | BYD Sealion 7 | 1.617 |
| 4 | Geely EX2 | 1.421 |
| 5 | Denza D9 | 1.032 |
| 6 | Wuling Darion EV | 628 |
| 7 | Wuling Exion EV | 591 |
| 8 | AION V | 449 |
| 9 | VinFast VF3 | 378 |
| 10 | BYD Atto 3 Advanced | 372 |