Video Hoaks Perang Iran-Israel Makin Sulit Dibedakan

Teknologi AI yang berkembang pesat membuat video hoaks perang Iran-Israel sulit dibedakan dari video asli. Ini cara menghindarinya.

Di tengah konflik Iran-Israel, penyebaran video hoaks menjadi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi yang pesat menghasilkan video yang sangat realistis, sehingga sulit dibedakan dari video asli.

Hany Farid, profesor bidang forensik digital dari University of California, menyampaikan bahwa video hoaks saat ini sangat realistis dan berdampak besar. Masyarakat mempercayai dan menyebarkannya.

Kemudahan akses terhadap generative AI menjadi penyebab utama. Model AI yang semakin terlatih membuat deteksi kebohongan semakin sulit, bahkan bagi mata yang tidak terlatih.

Shayan Sardarizadeh, jurnalis senior BBC Verify, mengidentifikasi beberapa video dan gambar palsu buatan AI yang telah ditonton puluhan juta kali di media sosial sejak perang Iran dimulai. Contohnya, video rentetan rudal Iran fiktif yang menghantam Tel Aviv, video orang panik melarikan diri dari serangan di bandara Tel Aviv, dan video personel pasukan khusus AS yang ditangkap oleh pasukan Iran.

Saat ini, membedakan video asli dan palsu sangatlah sulit. Farid menjelaskan bahwa peningkatan kualitas kreasi AI membuat kiat-kiat lama untuk mengenali kepalsuan AI tidak lagi efektif.

Dulu, memeriksa keberadaan jari tambahan atau anggota tubuh yang salah tempat pada gambar bisa membantu. Namun, manusia yang direpresentasikan dalam konten AI saat ini cenderung bebas dari kesalahan semacam itu.

Farid menyarankan untuk memperoleh berita dari media jurnalistik yang kredibel daripada postingan acak di media sosial. "Di saat-saat konflik global, ini bukanlah tempat untuk mendapatkan informasi," ujarnya.

Bagi yang sering scrolling, luangkan waktu untuk melakukan pencarian online sebelum mempercayai atau membagikan video atau gambar sensasional tentang perang.

Perhatikan apakah ada keanehan seperti audio yang tidak sinkron dengan video atau fitur visual yang tidak sesuai dengan dunia nyata. Meskipun AI semakin canggih, AI belum sempurna.

Periksa juga apakah debunker terkenal seperti Sardarizadeh, media pemeriksa fakta, atau pakar di bidangnya telah membahas kebenaran video atau gambar tersebut.

Cobalah alat pendeteksi AI gratis. Meskipun tidak sempurna, alat tersebut kadang-kadang dapat membantu.

Recommended