Platform OTT Vidio resmi dinobatkan sebagai layanan streaming dengan jangkauan audiens kumulatif terbesar di Indonesia berdasarkan laporan Nielsen Streaming Content Measurement yang dirilis pada Senin, 20 April 2026. Pencapaian ini mengukuhkan posisi platform lokal tersebut sebagai destinasi utama konsumsi media digital di tanah air.
Data riset yang dilansir dari Bola menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, Vidio telah menjangkau lebih dari 10,9 juta penonton unik. Angka tersebut mencakup segmen usia di atas 10 tahun hingga generasi Z dalam rentang usia 15-29 tahun.
Survei Nielsen Indonesia dilakukan di 11 kota besar, termasuk Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar. Wilayah-wilayah ini dipilih karena merepresentasikan pusat pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi utama yang menjadi basis konsumsi media di Indonesia.
"Berdasarkan Nielsen Streaming Content Measurement, Vidio merupakan platform OTT dengan jangkauan kumulatif audiens terbesar di Indonesia," kata Noni Ansyar, Senior Client Partner Audience Measurement Nielsen Indonesia. Ia menambahkan bahwa pengiklan kini lebih mengincar akses terhadap rumah tangga yang tepat dan aktif terlibat.
Komposisi audiens Vidio tercatat cukup seimbang dengan rincian lebih dari 5,6 juta penonton pria dan 5,2 juta penonton wanita. Platform ini juga berhasil menggaet segmen konsumen premium dengan total lebih dari 4,8 juta audiens dari kelas atas hingga menengah.
Selain jangkauan luas, laporan tersebut menyoroti adanya 1,9 juta pengambil keputusan belanja yang aktif di dalam platform. Hal ini menunjukkan bahwa audiens yang terkumpul memiliki niat konsumsi dan daya beli yang signifikan bagi para mitra industri.
Chief Revenue Officer Emtek Media, Mutia Nandika, menyatakan bahwa kekuatan konten lokal menjadi pendorong utama pertumbuhan jangkauan mereka. Tayangan free-to-air dan seri original lokal dinilai mampu memberikan dampak besar dan bersaing di tingkat global.
Nielsen juga mencatat nilai Gross Rating atau total konsumsi Vidio hampir 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan platform lain di segmen tertentu. Keunggulan ini terutama terlihat pada kelompok Gen Z yang kini menjadi penentu arah tren konsumsi merek di pasar digital.